Panitia siapkan pertujukan kolosal pada penutupan STQ Nasional

Panitia siapkan pertujukan kolosal pada penutupan STQ Nasional

Berjejer meriam karbit yang disulut dalam pembukaan STQ Nasional XVV di Pontianak (dedi)

Pontianak (ANTARA) - Ketua Umum Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) Nasional  XXV, Syarif Kamaruzaman mengatakan pihaknya akan menyuguhkan pertunjukan kolosal dalam penutupan kegiatan tersebut yang akan dilaksanakan malam ini.

"Malam ini, kita akan menggelar kegiatan penutupan untuk pelaksanaan STQ Nasional  XXV, setelah satu pekan dilaksanakan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Kami pastikan kegiatannya akan lebih meriah dari pembukaan kemarin, karena kita sudah menyiapkannya dengan sangat matang," kata Syarif Kamaruzaman di Pontianak, Jumat.

Baca juga: Lima kerajinan tangan Kalbar laku keras di STQ Nasional

Dia menjelaskan, pihaknya juga sudah mendapat konfirmasi dari Dirjen Bimas Islam, Kementerian Agama RI, kegiatan penutupan STQ Nasional  XXV ini akan kembali dilakukan oleh Menteri Agama, Lukman Hakim saifuddin, dimana dijadwalkan Lukman akan tiba di Pontianak pada sore ini.

Syarif Kamaruzaman mengatakan, proses penutupan kegiatan STQ Nasional  XXV ini akan dimulai pada pukul 19.30 di mana pada kegiatan tersebut pihaknya akan menampilkan tarian Jepin yang menjadi salah satu tarian khas Kalbar, serta atraksi drum band dari sejumlah siswa asal Kalbar.

"Selain itu, pada penutupan nanti juga akan dihadiri oleh sejumlah Gubernur dan Wakil Gubernur dari beberapa daerah di Indonesia dan jajaran Kementerian Agama," tuturnya.

Pada kesempatan itu dia mengatakan, selama sepekan pelaksanaan kegiatan STQ Nasional  XXV di Pontianak, pihaknya sudah melakukan hal yang maksimal untuk memberikan layanan kepada semua peserta dan kontingen yang ada.

"Namun, yang namanya mengurus banyak orang, apalagi kegiatan ini dilaksanakan di lima titik ada in door dan out door, sehingga tentu pastinya ada kekurangan. Ini tentu akan menjadi evaluasi bagi kita selaku panitia dan kita meminta maaf jika selama satu pekan ini, ada hal yang kurang maksimal bagi semua peserta," katanya.

Meski demikian, pihaknya sangat bersyukur, karena antusiasme masyarakat Kalbar dan para kontingen yang sangat besar sehingga kegiatan ini selalu ramai di kunjungi masyarakat.

"Untuk penutupan nanti malam, kita kembali mengajak semua masyarakat untuk datang beramai-ramai untuk menyemarakkan malam penutupan nanti," kata Syarif Kamaruzaman.

Baca juga: Sutarmidji: sepekan Al Quran berkumandang di titik 0 derajat bumi
Baca juga: Menag harapkan STQ jadi perekat silahturahmi setelah Pilres

Pewarta: Rendra Oxtora
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Belajar agama di media sosial meningkat, berpotensi disrupsi

Komentar