counter

Info Haji

JCH Malut dapat kemudahan di embarkasi haji Makassar

JCH Malut dapat kemudahan di embarkasi haji Makassar

Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba menyaksikan suasana pemeriksaan JCH Maluku Utara. (ANTARA/Abdul Fatah)

langsung dijemput bus yang akan membawa mereka ke asrama haji di tangga pesawat
Ternate (ANTARA) - Jamaah Calon Haji Maluku Utara pada musim haji 2019 mendapat sejumlah kemudahan di embarkasi haji Makassar, di antaranya penjemputan dengan bus di bawah tangga pesawat di Bandara Internasional Hasanuddin Makassar.

"Para JCH Malut (Jamaah Calon Haji Maluku Utara) langsung dijemput bus yang akan membawa mereka ke asrama haji di tangga pesawat," kata Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Malut Alfian Makatubun di Ternate, Senin.

Ia menjelaskan dengan layanan seperti itu membantu JCH Malut, terutama yang masuk kategori berisiko tinggi, baik lanjut usia maupun sakit yang jumlahnya mencapai 60 persen lebih dari total 1.321 anggota jamaah pada musim haji 2019.

Ia menjelaskan JCH Malut mendapat kemudahan seperti itu setelah Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba melayangkan surat ke pihak bandara dan Angkasa Pura Makassar yang kemudian ditindaklanjuti PPHID Malut dengan pertimbangan banyaknya anggota JCH Malut yang masuk kategori berisiko tinggi.

Untuk pemberangkatan JCH Malut dari Ternate ke embarkasi haji Makassar, juga mendapat kemudahan dari pihak Bandara Ternate, seperti "boarding pass" dilakukan di asrama haji transit Ngade, atau tidak di bandara.

Ia mengatakan JCH Malut 2019 tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 7, 8, dan 9 diterbangkan dari Ternate ke embarkasi haji Makassar pada 10-12 Juli 2019 menggunakan penerbangan Lion Air yang melayani dua kali penerbangan setiap hari.

Prosesi pelepasan JCH Malut oleh Pemprov Malut akan dilakukan di Dhuafa Center Ternate pada 9 Juli 2019, sedangkan pelepasannya sudah dilakukan oleh pemerintah kabupaten/kota di mana berasal JCH, seperti Kota Ternate pada Senin ini.

Keterangan dari Bidang Penyelenggara Haji dan Umroh Kanwil Kementerian Agama Malut menyebutkan sejauh ini sudah dua anggota JCH Malut yang batal berangkat karena sakit, yakni satu dari Halmahera Timur dan satu lainnya dari Kota Tidore Kepulauan.

Kanwil Kemenag Malut telah mengusulkan penggantian JCH yang tunda keberangkatan karena sakit itu ke Kementerian Agama agar jumlah anggota JCH Malut pada musim haji 2019 ini tetap 1.321 orang, dengan memanfaatkan JCH cadangan yang sudah melunasi BPIH dan menyelesaikan administrasi.

Baca juga: Satu calon haji Malut batal berangkat ke Tanah Suci
Baca juga: JCH Malut terbagi dalam tiga kloter

Pewarta: La Ode Aminuddin
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar