counter

RS Baznas Timah layani kesehatan 14.000 mustahiq

RS Baznas Timah layani kesehatan 14.000 mustahiq

Pelayanan Rumah Sehat Baznas Timah kepada masyarakat fakir miskin di Pangkalpinang, Kamis (11/7/2019) (Babel.antaranews.com/Aprionis)

Pangkalpinang (ANTARA) - Rumah Sehat Baznas Timah di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melayani perawatan kesehatan dan pengobatan kepada 14.000 orang mustahiq secara gratis guna membantu dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat fakir miskin di daerah itu.

"Rata-rata 40 hingga 50 orang mustahiq berobat ke rumah sehat ini," kata Manajer Rumah Sehat Baznas Timah Pangkalpinang, dr Julian Andriansyah di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan keberadaan RSB Timah ini sebagai wujud sumbangsih PT Timah Tbk kepada masyarakat fakir miskin di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta mendukung pemerintah daerah dalam mewujudkan fasilitas kesehatan berkualitas bagi masyarakat fakir miskin yang membutuhkannya.

Selain itu, pelayanan kesehatan gratis ini sebagai upaya perusahaan dalam mengoptimalkan penyaluran zakat, infaq dan sedekah karyawan PT Timah Tbk dan masyarakat kepada mustahiq di provinsi penghasil bijih timah terbesar dunia ini.

"Alhamdulillah setiap tahun pasien yang berobat ke rumah sehat ini mengalami peningkatan," katanya.

Menurut dia penyakit yang paling banyak ditangani yaitu hipertensi, ispa, diabates, jantung dan penyakit berbasis lingkungan lainnya seperti DBD, malaria, diare serta lainnya.

"Angka kasus yang paling tinggi ditangani hipertensi, karena pola makan yang kurang sehat dan tingkat stres masyarakat yang cukup tinggi," katanya.

Menurut dia, dalam memberikan pelayanan kesehatan yang prima kepada pasien, pihaknya menyiapkan dokter umum, dokter gigi, bidan, perawat, apoteker dan analis. "Mudah-mudahan dengan pelayanan ini dapat memberikan manfaat dan membantu masyarakat fakir miskin untuk mendapatkan pelayanan yang berkualitas," katanya.*

Baca juga: Baznas bentuk kampung pesantren di wilayah perbatasan Sulut

Baca juga: Baznas-Unicef bermitra bantu anak korban krisis kemanusiaan

Pewarta: Aprionis
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komite 60 Tahun Jepang-Indonesia bangun kembali sekolah di Sulteng

Komentar