counter

Antisipasi kebakaran, Pasar Rawa Bening cek instalasi listrik

Antisipasi kebakaran, Pasar Rawa Bening cek instalasi listrik

JASA GOSOK BATU. Bubun (37) menggosok batu akik di kiosnya di sentra batu permata Pasar Rawa Bening, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (25/9). Pengrajin batu itu menerima uang jasa untuk penggosokan batu dari Rp10ribu-Rp100ribu tergantung dari jenis batu dan tingkat kesulitan bentuk. FOTO ANTARA/Fanny Octavianus/ss/hp/09. (ANTARA/FANNY OCTAVIANUS)

Jakarta (ANTARA) - Pengelola Pasar Rawa Bening atau Jakarta Gems Centre melakukan pengecekan instalasi listrik yang ada untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran.

"Sudah dicek semuanya sama petugas teknis. Instalasi dibenahi, dicek," kata Kepala Pasar Rawa Bening Jakarta, Dede Waskita di Jakarta, Kamis.

Pada 7 Juni lalu, Pasar Rawa Bening Jakarta, sempat mengalami kebakaran yang menghanguskan tiga kios. Beruntung api bisa segera dipadamkan.

Dede memastikan pengawasan dan kesiapsiagaan para petugas akan lebih ditingkatkan lagi untuk mencegah terjadinya kejadian serupa. "Genset (generator set) dicek juga. Artinya, kami tingkatkan kesigapan agar bisa segera mengantisipasi," katanya.

Termasuk ketersediaan dan fungsi alat pemadan api ringan (APAR) yang dicek, sementara tabung-tabung yang kosong diisi.

Pasar Rawa Bening yang terletak di Kelurahan Rawa Bunga, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, dikenal sebagai pusat penjualan batu mulia dan akik terbesar se-Asia Tenggara. Beragam jenis batu mulia dan akik dari harga puluhan ribu hingga ratusan juta bisa ditemukan di pasar tersebut.

Kebakaran yang menghanguskan tiga kios di Pasar Rawa Bening, awal Juni 2019, terjadi sekitar pukul 18.14 WIB.Sekitar satu jam kemudian, api yang diduga berasal dari hubungan arus pendek (korsleting) listrik itu berhasil dijinakkan petugas pemadam kebakaran.

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sepi pesanan, perajin akik turunkan ongkos pembuatan

Komentar