counter

Satu rumah tersisa utuh di kebakaran Tebet

Satu rumah tersisa utuh di kebakaran Tebet

Rumah milik Joko Santoso menjadi satu-satunya yang utuh dan selamat dari kebakaran di Manggarai Selatan, Jakarta, Kamis (11/7/2019). (ANTARA/AstridFaidlatulHabibah)

Jakarta (ANTARA) - Kebakaran yang melanda 6 RT, tepatnya di RW 07 Kampung Bali Matraman, Manggarai Selatan, Jakarta Selatan, pada Rabu (10/7) kemarin menyisakan satu rumah warga yang utuh tidak terdampak.

Rumah yang terletak di Jalan Swadaya 1 tersebut milik sepasang suami istri bernama Joko Santoso dan Suparni yang memiliki tiga anak kecil.

Berdasarkan pantauan ANTARA pada Kamis, rumah itu terlihat tetap kokoh di antara rumah sekelilingnya yang telah hangus habis terlalap api saat peristiwa kebakaran terjadi.

Baca juga: Pemerintah pastikan penuhi kebutuhan pengungsi kebakaran di Tebet

Baca juga: 778 korban kebakaran Tebet mengungsi di gedung sekolah

Baca juga: Camat Tebet jadwalkan kerja bakti massal di lokasi kebakaran


Rumah tetangga Joko yang terletak di depan, samping kanan dan kiri, serta belakang hanya tinggal puing, sedangkan cat rumah Joko pun masih terlihat jelas warna aslinya. Hanya kaca depan yang retak serta atap bagian teras yang sedikit berlubang.

Satu-satunya bagian rumah Joko yang terkena api hanya samping sebelah kiri, yakni dindingnya yang menjadi kusam, meteran listrik rusak, dan AC yang tidak berwujud. Itu pun tidak sampai menyentuh bagian dalam rumahnya.

Joko mengatakan bahwa saat kejadian ia melihat api yang sangat tinggi melebihi rumahnya telah melahap rumah-rumah warga yang rata-rata memiliki dua lantai, sedangkan rumahnya hanya satu lantai.

“Saya tidak tahu kenapa bisa selamat, yang saya tahu api sudah sangat tinggi melebihi rumah tetangga yang berlantai dua,” katanya saat ditemui di lokasi, Jakarta, Kamis.

Selain itu, Suparni juga mengaku bahwa ketika terjadi kebakaran yang ia ingat hanyalah menyelamatkan ketiga anaknya. Ia, Joko, beserta tiga anaknya langsung menyelamatkan diri dan tidak memikirkan rumah mereka.

“Saya tahunya pas sudah padam saya balik ke lokasi untuk lihat. Ternyata saya kaget kalau rumah saya utuh seperti tidak tersentuh api sama sekali,” ujarnya.

Joko melanjutkan, rumahnya yang selamat dari kobaran api mungkin diakibatkan karena rumahnya yang satu lantai sehingga api hanya melewatinya.

“Mungkin karena rumah saya enggak ada tingkat dan sebelahnya tingkat semua, jadi rumah saya dilewati api. Yang kena cuma bagian depan sama pintu samping dan jendela," kata Joko.

Saat ini, rumah Joko dan Suparni ditempati oleh beberapa orang yang juga merupakan korban dari kebakaran tersebut.

“Di sini ada ibu saya yang rumahnya juga kebakar. Tetangga kalau mau numpang juga dipersilahkan,” kata Suparni.

Warga membersihkan puing-puing kebakaran Tebet

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar