counter

Info Haji

Jenazah Calhaj Maluku Utara dipulangkan ke Ternate

Jenazah Calhaj Maluku Utara dipulangkan ke Ternate

Ilustrasi - JCH Malut mendapat prioritas selama pelayanan keberangkatan dari Bandara Babullah Ternate ke embarkasi Makassar (Abdul Fatah) (Abdul Fatah/)

Pada Kamis pagi kondisinya membaik, tetapi pada siangnya usai makan kembali drop dan akhirnya pada pukul 13.30 WITA menghembuskana napas terakhir,
Ternate (ANTARA) - Jenazah calon haji atau calhaj asal Maluku Utara atas nama Suhaima Kahar Umar (62) yang meninggal di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis (11/7)n dipulangkan ke Ternate, Jumat menggunakan penerbangan Lion Air.

Pemulangan jenazah calhaj asal Kota Tidore Kepulauan itu dari Makassar ke Ternate ditangani Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Malut, sementara pemulangan dari Ternate ke kampung halamannya di Kecamatan Oba, Tidore Kepulauan, difasilitasi pemerintah kota setempat.

Suhaimi Kahar Umar yang terdaftar sebagai salah satu dari 140 Calhaj Kota Tidore Kepulauan berangkat dari Ternate ke Embarkasi Haji Makassar pada Rabu (10/7) bersama dengan JCH dari kabupaten/kota lainnya di Malut, di antaranya Kabupaten Halmahera Barat dan Kabupaten Halmahera Timur.

Keterangan yang diperoleh dari Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Malut Sarbin Sehe, Suhaimi Kahar Umar memiliki riwayat penyakit ginjal dan tekanan darah tinggi, namun saat diberangkatkan dari Ternate hingga sampai di Asrama Haji Sudiang, Makassar, kondisinya sehat.

Dalam pemeriksaan tim kesehatan di Embarkasi Haji Makassar, penyakit ginjal Suhaimi Kahar Umar semakin kronis dan pada Rabu (10/7) malam kesehatannya menurun dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Wahidin untuk mendapatkan perawatan secara intensif.

"Pada Kamis pagi kondisinya membaik, tetapi pada siangnya usai makan kembali drop dan akhirnya pada pukul 13.30 WITA menghembuskana napas terakhir, yang oleh dokter diagnosa penyebabnya adalah bukan ginjal, melainkan serangan jantung," katanya.

Semula ada pula dua calhaj asal Malut lainnya yang sempat dirawat di rumah sakit, satu dari Kota Tidore Kepulauan dan satunya lagi dari Halmahera Barat yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 7, tetapi keduanya sudah dinyatakan sehat dan pada Kamis malam telah diterbangkan ke Madinah.

Sementara itu pemberangkatan hari terakhir JCH Malut dari Ternate ke Emberkasi Haji Makassar yang tergabung dalam Kloter 9 pada Jumat (12/7) adalah JCH dari Kabupaten Halmahera Selatan, Halmahera Utara dan Kabupaten Pulau Morotai.

Khusus untuk JCH dari Kabupaten Pulau Morotai yang jumlahnya 73 orang sebelum diberangkatkan ke Embarkasi Haji Makassar mendapat bantuan uang saku dari pemkab setempat sebesar Rp1 juta per orang sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemkab terhadap mereka.

Pewarta: La Ode Aminuddin
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar