counter

390 organ relawan akan hadiri acara Visi Indonesia di Sentul

390 organ relawan akan hadiri acara Visi Indonesia di Sentul

Ketua SC Visi Indonesia Andi Gani Nena Wea (berbaju batik kiri), dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat. (Rangga)

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 390 organ relawan pendukung Jokowi-Ma'ruf akan menghadiri acara Visi Indonesia di Sentul Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Minggu untuk mengikuti arahan Presiden Terpilih Joko Widodo.

"Ada 390 organ relawan dengan total 80 ribu pendukung dari relawan buruh ditambah juga dari organ relawan lainnya baik dalam dan luar negeri akan hadir meramaikan acara tersebut," ujar Ketua Steering Comittee Visi Indonesia Andi Gani Nena Wea di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Jokowi akan beri arahan kepada seluruh komponen pendukung

Andi mengatakan acara tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas terpilihnya pasangan Jokowi-Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia terpilih periode 2019-2024.

Selain relawan, akan turut hadir juga ketua umum parpol pengusung Jokowi-Maruf Amin, sekjen parpol, beberapa gubernur, tokoh ormas dan tokoh-tokoh agama.

"Presiden akan menyampaikan pidato tentang apa yang akan dilakukan lima tahun ke depan demi Indonesia," katanya.

Andi yang juga Ketua Relawan Buruh Sahabat Jokowi ini memastikan massa dari buruh juga akan memenuhi Sentul. Mereka berangkat dari berbagai daerah secara sukarela.

Andi berharap acara tersebut bisa menjadi jembatan untuk mempersatukan bangsa.

Dia mengungkapkan pihaknya turut mengundang unsur-unsur pendukung dan pengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk hadir dalam acara itu.

Dia mengajak seluruh pihak bersatu menatap Indonesia ke depan.

Rencananya acara akan dimulai pukul 15.00 WIB. Sementara Presiden Jokowi dijadwalkan memberikan pidato pukul 20.00 WIB.

Dalam acara tersebut juga akan ada pertunjukan dari sejumlah artis Tanah Air, diantaranya Slank, Gigi, Saykoji, Sophia Latjuba dan sejumlah artis lainnya.

Singapura sambut baik Visi Indonesia Presiden Jokowi

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar