counter

Kota Ambon tampilkan produk olahan sampah di PLHK

Kota Ambon tampilkan produk olahan sampah di PLHK

Pemerintah Kota Ambon tampilkan produk olahan sampah plastik, kulit durian dan ban mobil bekas di Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PLHK) 11- 13 Juli 2019.

Ambon (ANTARA) - Pemerintah Kota Ambon, Maluku menampilkan produk olahan sampah plastik, kulit durian dan ban mobil bekas di Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PLHK) yang berlangsung selama tiga hari hingga 13 Juli 2019.

"Produk yang dihasilkan dari olahan sampah plastik, kulit durian dan ban mobil bekas ditampilkan di PLHK 2019 dan kita berhasil meraih harapan 2 kategori edukasi sampah," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP), Lucia Izaak, Minggu.

Produk yang ditampilkan berupa dompet, topi, liontin, gantungan kunci serta bahan bakar minyak yang terbuat dari plastik, batako, paving blok, lampu hias, lukisan kanvas.

"Selain itu briket arang yang terbuat dari olahan kulit durian, tas yang terbuat dari ban mobil bekas serta beberapa produk lainnya ," katanya.

Dikatakannya, kriteria penilaian dilakukan berdasarkan produk yang dihasilkan dari sampah dan kegunaan dari produk tersebut.
Baca juga: Swafoto buang sampah plastik dapatkan hadiah
Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten II) Sekretaris Kota Ambon, Robert Silooy mengatakan, penghargaan ini pertama diterima Pemerintah Kota Ambon diajang tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"Harapan II dari 94 peserta pameran merupakan suatu hal yang positif, sekaligus memotivasi Pemerintah Kota Ambon dan masyarakat untuk terus berinovasi dan berkreasi dalam menciptakan produk-produk baru dari hasil olahan sampah yang memiliki nilai ekonomi," katanya.

Penghargaan yang diterima katanya, merupakan bonus faktor terpenting adalah bagaimana pemerintah dan masyarakat dapat membantu mengurangi polusi yang diakibatkan oleh sampah, dengan mengolah sampah menjadi suatu produk yang bermanfaat.

"Semakin banyak inovasi berupa produk yang diciptakan dari hasil olahan sampah, maka akan semakin berkurang sampah di Kota Ambon, dan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan semakin meningkat," tandasnya.
Baca juga: KLHK targetkan pengelolaan sampah 100 persen pada 2025
Pemenang lomba stand pameran kategori edukasi sampah yakni Juara 1 diraih Holding Company, Juara 2 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumatera Utara, Juara 3 PT.Tetra Pak.

Juara harapan 1 DLH Provinsi Aceh, Harapan 2 DLHP Kota Ambon dan Juara 3 DLH Pekanbaru.

Pemenang lomba stand pameran kategori pencegahan pencemaran udara, Juara 1 PLN Group, Juara 2 DLH Provinsi Riau, Juara 3 Asosiasi Produsen Pupuk Indonesia, Harapan 1 Badan Restorasi Gambut, Harapan 2 Provinsi Jakarta, Harapan 3 PT.Adaro Indonesia.
Baca juga: KLHK dekati anak usia dini dalam kampanye pengendalian sampah plastik

Pewarta: Penina Fiolana Mayaut
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kurangi polusi udara, Pemprov DKI luncurkan aplikasi E-Uji Emisi

Komentar