counter

Pemeriksaan Barbie Kumalasari "ikan asin" diundur sampai 17 Juli 2019

Pemeriksaan Barbie Kumalasari "ikan asin" diundur sampai 17 Juli 2019

Arsip Artis Barbie Kumalasari (tengah) didampingi kuasa hukumnya datang ke Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/7/2019). (Antara/Ricky Prayoga)

Jakarta (ANTARA) - Pemeriksaan artis Barbie Kumalasari terkait kasus pencemaran nama baik dengan kata-kata "ikan asin" yang sedianya dijadwalkan Senin ini, diundur sampai Rabu (17/7).

"Iya, hari ini agenda pemeriksaan saksi terhadap (Barbie) Kumalasari, namun diundur diagendakan lagi tanggal 17 Juli 2019," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Baca juga: Pengacara sayangkan pengungkapan motif Galih soal "ikan asin"

Baca juga: Galih dan Barbie mengaku siap jika ditetapkan tersangka

Baca juga: Barbie Kumalasari dicecar 12 jam soal video viral "ikan asin"


Argo menyebut pengunduran pemeriksaan tersebut karena istri dari tersangka kasus pencemaran nama baik dengan kata-kata "ikan asin" tersebut, Galih Ginanjar, dalam kondisi tidak sehat.

"Jadi agendanya hari ini, tetapi ada surat keterangan dokter kalau sakit, jadi hari Rabu," ujar Argo.

Dalam kasus pencemaran nama baik dengan kata-kata "ikan asin" ini, polisi telah menetapkan tiga tersangka yakni Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami. Ketiganya sejak Jumat (12/7), resmi ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya.

Kasus ini bermula saat Galih Ginanjar mengumpamakan mantan istrinya, Fairuz A Rafiq dengan ikan asin dalam sebuah wawancara yang direkam.

Hal itu diungkap Galih saat diwawancarai oleh Rey Utami dengan rekaman video yang kemudian diunggah melalui akun youtube "Rey Utami & Benua".

Pernyataan itu membuat Fairuz tersinggung dan sakit hati, kemudian melaporkan Galih Ginanjar dan juga pasangan Rey Utami-Pablo Benua sebagai pemilik akun YouTube Rey Utami & Benua ke Polda Metro Jaya.

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Permintaan ikan asin meningkat 50 persen

Komentar