counter

Panitia Ketum Iluni UI tetapkan tiga calon

Panitia Ketum Iluni UI tetapkan tiga calon

Panitia pemilihan Ketua Umum ILUNI UI 2019-2022 menyelenggarakan rapat untuk menetapkan tiga calon yang akan mengikuti proses pemilihan langsung menggunakan aplikasi UI connect. (ANTARA/ Ganet Dirgantoro)

Jakarta (ANTARA) - Panitia kontestasi pemilihan langsung Ketua Umum Ikatan Alumni (Iluni) UI periode 2019-2022 menetapkan tiga calon yang akan mengikuti kontes selanjutnya.

"Tiga orang calon ketua umum yang ditetapkan oleh panitia pelaksana pemilihan itu merupakan bakal calon yang telah lolos proses verifikasi," kata Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan Langsung Ketua Umum ILUNI UI 2019-2022, Tomy Suryatama di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, nama-nama yang berhasil lolos verifikasi sebagai Calon Ketua Umum ILUNI UI 2019-2022 adalah Andre Rahadian (FHUI 1991), Bambang Brodjonegoro (FEBUI 1985), dan Rudy Salahuddin (FTUI 1987).

Selain kelengkapan berbagai dokumen, salah satu kunci penting lolosnya Bakal Calon Ketua Umum ILUNI UI 2019-2022 adalah dukungan dari alumni-alumni UI.

Berdasarkan ketentuan dari Panitia Pelaksana Pemilihan Langsung Ketua Umum ILUNI UI 2019-2022, disyaratkan bakal calon ketua umum wajib mengumpulkan dukungan dari minimal 250 alumni UI berupa tanda tangan basah disertai kartu tanda pengenal dari tiap pendukung. Semua dokumen dan formulir persyaratan wajib terkumpul pada Jumat, 12 Juli pukul 20.00 WIB.

Dari proses verifikasi yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Langsung Ketua Umum ILUNI UI 2019-2022 terhadap berkas yang diserahkan oleh masing-masing bakal calon diperoleh hasil sebagai berikut.

Andre Rahadian mampu mengumpulkan 670 dukungan, Bambang Brodjonegoro berhasil mengumpulkan 944 dukungan, sedangkan Rudy Salahuddin mengumpulkan 552 dukungan.

Persyaratan dukungan ini ternyata gagal dipenuhi oleh salah satu Bakal Calon Ketua Umum ILUNI UI yakni Ahmad Nur Hidayat (FTUI 1999). Matnur (panggilan Ahmad Nur Hidayat) hanya mengumpulkan 133 dukungan yang terverifikasi dengan tanda tangan basah dan tanda pengenal (KTP), sehingga menyebabkan yang bersangkutan harus tereliminasi dari daftar Calon Ketua Umum Iluni UI 2019-2022.

Selepas terpilih sebagai calon ketua umum, ketiga calon kini bersiap untuk menghadapi masa kampanye yang berlangsung dari 16 Juli hingga 15 Agustus.

Kampanye dapat dilakukan melalui berbagai platform seperti media sosial, media massa, dan publikasi di ruang umum, yang semua merujuk pada peraturan yang telah ditetapkan.

Panitia pun telah menyiapkan program debat calon Ketua Umum Iluni UI 2019-2022 yang akan diselenggarakan pada 31 Juli dan 15 Agustus 2019 mendatang.

Salah satu kontestan, Andre Rahadian mengungkapkan, “Kami berharap proses Pemilihan Langsung Ketua Umum ILUNI UI dapat berjalan damai dan guyub.

Dengan proses ini, alumni UI yang telah terdaftar dan menggunakan aplikasi UI Connect dapat memilih sendiri calon Ketua Umum yang tepat untuk memimpin Iluni UI.

Untuk jangka panjang, kami berharap Iluni UI bisa menjadi wadah bagi seluruh Alumni UI memberikan kontribusi yang lebih nyata kepada Universitas Indonesia dan Negara Kesatuan Republik Indonesia."

Senada dengan Andre Rahadian, Bambang Brodjonegoro juga memiliki harapan untuk guyubnya proses Pemilihan Ketua Umum ILUNI UI dan menekankan pentingnya peranan Iluni UI.

“Kami berharap Pemilihan Langsung Ketua Umum Iluni UI berjalan damai dan guyub. Iluni UI ke depan harus mampu berkontribusi konkret terhadap kemajuan UI, sebab UI adalah kunci bagi Indonesia yang adil, makmur dan berkeadaban," ujar dia.

Sementara itu kontestan lainnya, Rudy Salahuddin berharap Iluni UI ke depan betul-betul bisa menjadi wadah sinergi antar alumni dengan berbagai latar belakang keahlian dan talenta untuk memajukan alumni, civitas akademia dan negara.

"Semoga banyak alumni yang berpartisipasi, terlebih dengan adanya e-voting yang borderless, sehingga ketua terpilih betul-betul punya legitimasi yang kuat untuk menjalankan amanat atau suara alumni," ujar dia.

Pelaksanaan Pemilihan Ketua Umum Iluni UI 2019-2022 akan berlangsung pada 24-25 Agustus 2019, dengan menggunakan sistem e-voting via aplikasi buatan alumni UI, UI Connect.

Aplikasi ini merupakan platform jejaring sosial berkonsep identitas tunggal alumni UI yang dapat mempertemukan alumni UI dari berbagai fakultas, jurusan, angkatan, dan bahkan minat. Pemilihan Ketua Umum ILUNI UI 2019-2022 menggunakan pemilihan elektronik via UI Connect hingga mengharuskan pemilih untuk terlebih dahulu melakukan pendaftaran dan verifikasi akun.

Setelah mendapatkan email pemberitahuan bahwa akun telah terverifikasi, pemilih bisa mulai login atau masuk ke aplikasi UI Connect, lalu menjadi pengguna aktif. Berdasarkan data per 16 Juli 2019, terdapat 10 ribu pengguna UI Connect yang telah terverifikasi.

Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan Langsung Ketua Umum Iluni UI 2019-2022, Tomy Suryatama, menekankan agar alumni UI segera melakukan pendaftaran melalui UI Connect.

“Suara alumni UI sangat berpengaruh bagi kemajuan alumni UI dan almamater secara umum,” kata Tomy Suryatama.

Lebih jauh ia mengungkapkan," Target kami adalah 30 ribu pengguna aktif UI Connect. Target yang cukup tinggi. Jadi, kami mendorong partisipasi aktif semua alumni UI dimana pun berada untuk segera mendaftar dan menggunakan UI Connect, juga mengikuti pemilihan pada 24 dan 25 Agustus nanti."

Alumni UI yang ingin berpartisipasi dalam Pemilihan Ketua Umum ILUNI UI 2019-2022 melalui aplikasi UI Connect, bisa segera mendaftar dan melakukan verifikasi status alumni UI dengan mengunjungi link bit.ly/uiconnect.*

Baca juga: Iluni UI segera selenggarakan pemilihan ketua periode 2019-2022

Baca juga: Ikatan Alumni UI kembangkan aplikasi UI Connect

Iluni UI Kawal Pilkada DKI yang Demokratis

Pewarta: Ganet Dirgantara
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar