counter

Shopee Liga 1 2019

Jafri Sastra: disiplin pemain jadi kunci kemenangan PSIS

Jafri Sastra: disiplin pemain jadi kunci kemenangan PSIS

Pelatih PSIS Jafri Sastra (tengah) menjawab pertanyaan awak media saat jumpa pers seusai laga PSS VS PSIS di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu. (FOTO ANTARA/Luqman Hakim)

Sleman (ANTARA) - Pelatih PSIS Jafri Sastra menyebut kemampuan tim sepak bola asal Semarang menekuk PSS Sleman dengan skor 3-1 berkat kedisiplinan anak asuhnya dalam kompetisi lanjutan Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu.

"Anak-anak bermain sangat luar biasa disiplin. Kondisi tertinggal untuk mengejar sore ini lawan Sleman, dibantu dengan kedisiplinan, fokus. Itu yang tentunya bisa kami raih selama 90 menit di lapangan," kata Jafri Sastra saat konferensi pers seusai pertandingan.

Dalam laga lanjutan Liga 1 itu, tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar sempat tertinggal dari Super Elang Jawa di awal babak pertama. Gol pertama dicetak oleh gelandang PSS Brian Ferreira pada menit keempat.

Meski demikian, masih di babak pertama, PSIS langsung menggempur PSS dengan tiga gol yang dicetak oleh Silvio Escobar pada menit ke-32, Wallace Costa pada menit ke-42, dan Bayu Nugroho pada menit ke-45+1.

Menurut Jafri, berbagai kemungkinan memang telah diantisipasi oleh seluruh pemain didikannya jauh hari saat latihan, baik saat tertinggal maupun unggul lebih dahulu ketika berlaga di lapangan.

"Kemungkinan-kemungkinan di lapangan sudah kami antisipasi saat latihan, bagaimana seharusnya saat kami tertinggal atau unggul lebih dulu apa yang harus kami lakukan," kata dia.

Meski tak bisa sepenuhnya menerjemahkan rencana strategi yang ia tanamkan saat berlatih, namun Jafri menilai seluruh anak asuhnya mampu menjalankan prinsip kedisiplinan dan fokus saat tampil melawan PSS.

"Apa yang sudah kami rencanakan selama empat hari berlatih, walaupun tak 100 persen baik, tapi harapan dapat tiga poin kami inginkan di sini," kata Jafri.

Seperti kebanyakan tim lainnya, ia mengakui konsistensi para pemain asuhannya untuk menang baik di kandang maupun saat tandang masih rendah. Hal itu, menurutnya, juga dipengaruhi padatnya jadwal pertandingan selama Liga 1.

"Kami ada hari ini dengan tiga poin. Hampir semua tim ketika 'away' (tandang) menang, dan di kandang kalah," kata dia.

Baca juga: PSIS Semarang permalukan PSS 3-1 di kandang

Baca juga: Pelatih: PSIS masih perlu tingkatkan kerja sama tim

Baca juga: Panpel PSIS siapkan 1.500 tiket untuk LA Mania

Pewarta: Luqman Hakim
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Antisipasi konflik antar suporter panser biru bentuk Korwil

Komentar