counter

Piala Afrika

Lima hal perlu diketahui dari Aljazair, Senegal

Lima hal perlu diketahui dari Aljazair, Senegal

Kapten dan pemain sayap Riyad Mahrez dari Manchester City adalah satu-satunya wakil Liga Utama atau Liga Premier Inggris dalam timnas Aljazair pada final Piala Afrika 2019 melawan Senegal. (Reuters)

Kairo, Mesir (ANTARA) - Final Piala Afrika 2019 antara Aljazair dan Senegal segera digelar, dan inilah lima hal yang perlu Anda ketahui dari kedua finalis Piala Afrika edisi tahun ini tersebut, versi AFP:

Aljazair
1. Kapten dan pemain sayap Riyad Mahrez dari Manchester City adalah satu-satunya wakil Liga Utama atau Liga Premier Inggris dalam final ini. Jebolan Inggris lainnya tapi bukan dari Liga Premier adalah gelandang Adlene Guedioura yang bermain untuk klub divisi dua Nottingham Forest.
2. Ada tujuh pemain bermain di Prancis, termasuk duo bek Ramy Bensebaini dan Mehdi Zeffane dari Rennes, selain masing-masing tiga pemain yang mengadu peruntungan di Italia dan Arab Saudi.
3. Guedioura adalah pemain paling tua dalam skuat dengan usia 33 tahun, sedangkan Hicham Boudaoui yang satu-satunya pesepakbola bermain di negerinya sendiri menjadi pemain termuda dengan usia 19 tahun.
4. Aljazair sudah dua kali tampil pada final Piala Afrika, keduanya melawan Nigeria. Mereka digebuk 0-3 di Lagos pada 1980 dan menang tipis 1-0 di Algiers 10 tahun kemudian.
5. Kebanyakan timnas-timnas Afrika memiliki nama binatang untuk julukan mereka, dan Aljazair sendiri memilih serigala untuk timnasnya yang dikenal dengan Serigala Padang Pasir.

Baca juga: Pelatih Aljazair bangga pada mentalitas pemain

Senegal

1. Kapten dan bek Cheikhou Kouyate (Crystal Palace), gelandang Idrissa Gueye (Everton) dan penyerang Sadio Mane (Liverpool) bermain di Liga Premier.
2. Ada delapan pemain yang bermain di klub-klub Prancis, termasuk penjaga gawang Abdoulaye Diallo dan duet serang Mbaye Niang - Ismaila Sarr yang keduanya dari Rennes.
3. Bek Saliou Ciss dari klub divisi dua Prancis Valenciennes adalah pemain paling tua dengan usia 30 tahun, sedangkan penyerang Krepin Diatta yang berasal dari Club Brugge adalah pemain paling muda dengan usia 20 tahun.
4. Ini final kedua Senegal setelah kalah adu penalti melawan Kamerun pada 2002 menyusul seri 0-0 sampai perpanjangan waktu di Bamako.
5. Tim nasional ini dikenal dengan sebutan Singa Teranga. Teranga adalah ramah, diambil dari bahasa Wolof yang luas digunakan di seantero negara yang terletak di Afrika Barat ini.

Baca juga: Fans Mesir pilih asal bukan Aljazair

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar