counter

Gerindra: Dewan Pembina pahami langkah Prabowo bertemu Jokowi

Gerindra: Dewan Pembina pahami langkah Prabowo bertemu Jokowi

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan para anggota Dewan Pembina Gerindra memahami langkah Prabowo Subianto menemui Presiden terpilih Joko Widodo di Stasiun MRT, Jakarta, Sabtu (13/7).

"Dalam rapat Dewan Pembina pada Jumat (19/7), mereka memahami langkah yang diambil Prabowo untuk bertemu Jokowi di Stasiun MRT pada Sabtu (13/7)," kata Dasco di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Gerindra: Prabowo diskusi Dewan Pembina sebelum ambil keputusan

Baca juga: Gerindra: 28 Juni Prabowo beritahu rencana bertemu Jokowi


Hal itu dikatakannya terkait rapat internal Dewan Pembina Partai Gerindra yang berlangsung di kediaman Prabowo di Hambalang, Jawa Barat, Jumat (19/7).

Menurut dia, anggota Dewan Pembina Gerindra meminta diadakan rapat rutin untuk membahas langkah politik selanjutnya yang akan diambil partai tersebut.

Dasco mengatakan dalam pertemuan tersebut, Prabowo menjelaskan terkait rencana awal pertemuan dengan Jokowi di MRT yang sebelumnya tidak disampaikan kepada anggota Dewan Pembina karena sifatnya mendadak dan situasional.

Menurut dia, Prabowo menyampaikan bahwa pertemuannya dengan Jokowi tujuannya untuk meredam gejolak di masyarakat dan untuk kepentingan yang lebih besar.

"Kepentingan yang lebih besar yaitu dalam upaya menyelamatkan kawan-kawan yang saat itu sudah dan sedang mengalami proses hukum sehingga suasana kondusif," ujarnya.

Dasco mengatakan ada beberapa anggota Dewan Pembina Partai Gerindra menyarankan agar Prabowo melakukan diskusi atau "urun rembuk" dengan anggota Dewan Pembina terkait apakah masuk dalam pemerintahan atau tidak.

Baca juga: Gerindra: Satu pertemuan Jokowi-Prabowo tidak cukup

Baca juga: Sekali lagi, pertemuan Jokowi-Prabowo diapresiasi

Baca juga: Peneliti: Pertemuan Jokowi-Prabowo berpotensi gairahkan investasi

Rachmawati: Partai Gerindra sebaiknya berada di luar pemerintahan

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar