counter

Penumpang didenda Rp1,4 miliar karena coba buka pintu pesawat di udara

Penumpang didenda Rp1,4 miliar karena coba buka pintu pesawat di udara

Pesawat Jet2, maskapai berbiaya murah Inggris. (ANTARA News/jet2.com)

Jakarta (ANTARA) - Seorang penumpang yang tidak mematuhi peraturan penerbangan didenda 105.000 dolar atau sekitar Rp1,4 miliar setelah perilakunya yang sangat membahayakan menyebabkan penerbangan dialihkan dengan pengawalan pesawat militer.

Penerbangan berbiaya murah Inggris, Jet2 menuduh penumpang Chloe Haines berprilaku agresif, kasar, dan berbahaya, termasuk berusaha membuka pintu pesawat selama dalam penerbangan dari Inggris ke Turki.

Dalam pernyataan resminya dikutip Jumat, maskapai itu mengatakan, Haines ditahan oleh kru dengan bantuan penumpang lain ketika dua jet tempur militer mengawal pesawat kembali ke London Standsted.

Setelah mendarat kembali di bandara, polisi naik pesawat dan menangkap Haines, yang dituduh melakukan penyerangan dan membahayakan pesawat berikut penumpangnya.

Selain tagihan, yang menurut Jet2 merupakan biaya yang dikeluarkan untuk mengalihkan penerbangan, Haines telah dilarang naik pesawat operator itu seumur hidup.

"Perilaku Miss Haines adalah salah satu kasus paling serius dari perilaku penumpang yang mengganggu yang kita alami," kata CEO Jet2.com Steve Heapy dalam sebuah pernyataan.

"Sebagai maskapai yang ramah keluarga, kami mengambil pendekatan toleransi nol terhadap perilaku yang mengganggu, dan kami berharap bahwa insiden serius ini, dengan konsekuensi yang sangat serius, memberikan peringatan yang jelas kepada orang lain yang berpikir bahwa mereka dapat berperilaku dengan cara ini," katanya menambahkan.

Baca juga: Pengiriman Boeing 737 anjlok pada kuartal kedua

Baca juga: Hidung penumpang berdarah karena pilot Jet Airways lupa kontrol tekanan kabin

Baca juga: Mesir temukan barang pribadi penumpang, serpihan pesawat jatuh

Penerjemah: Suryanto
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar