counter

Info Haji

Mukomuko butuh kendaraan operasional pelayanan haji

Mukomuko butuh kendaraan operasional pelayanan haji

Bupati Mukomuko Choirul Huda bersama dan Kepala Kemenag setempat Anjamalus melepaskan keberangkatan sebanyak 202 calon haji dari Balai Daerah atau rumah dinas bupati ke asrama haji Kota Bengkulu.(Foto Istimewa)

tahun ini kemungkinan kendaraan operasional untuk pelayanan haji digunakan lagi oleh pemerintah setempat
Mukomuko (ANTARA) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu mengatakan daerah itu membutuhkan minimal satu unit kendaraan operasional untuk memberikan pelayanan kepada jamaah calon haji asal daerah itu. “Tahun lalu kami mendapatkan pinjaman satu unit kendaraan operasional untuk memberikan pelayanan haji dari pemerintah setempat, tahun ini kemungkinan kendaraan operasional untuk pelayanan haji digunakan lagi oleh pemerintah setempat,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mukomuko Anjamalus dalam keterangannya di Mukomuko, Sabtu.

Kemenag di daerah itu sebelumnya terbantu dengan adanya pinjaman satu unit kendaraan operasional dari pemerintah kabupaten setempat untuk memberikan pelayanan haji.

Kementerian Agama setempat membutuhkan kendaraan operasional untuk memberikan pelayanan haji, seperti membantu kepengurusan administrasi berbagai keperluan jamaah calon haji asal daerah itu di Kota Bengkulu.

Ia berharap, institusinya mendapatkan pinjaman kendaraan operasional untuk memberikan pelayanan kepada jamaah calon haji asal daerah itu.

Bupati Mukomuko Choirul Huda pada kesempatan sebelumnya menyatakan pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin setiap tahun untuk meningkatkan sarana dan prasarana ibadah haji di daerah itu.

Terkait dengan kendaraan operasional untuk memberikan pelayanan kepada jamaah calon haji asal daerah itu yang dibutuhkan oleh Kemenag sertempat, ia mengatakan akan dibicarakan lebih lanjut.

Pada tahun ini, tercatat 202 calon haji berasal dari daerah itu. Jumlah itu, berkurang dari kuota haji daerah setempat yang 211 calon haji karena ada tiga orang batal berangkat, masing-masing dua orang meninggal dunia dan satu lainnya menunda keberangkatan, sedangkan enam orang tidak melunasi biaya perjalanan haji.

Kuota haji untuk daerah itu, tercatat 211 orang. Mereka merupakan gabungan kuota haji lama 178 orang dan kuota haji tambahan 33 orang.

Baca juga: Calhaj Purwakarta diantarkan dengan kendaraan dinas
Baca juga: Jamaah Lampung di Ring II Kesulitan Kendaraan
Baca juga: ITPC Jeddah promosi produk ekspor di kendaraan layanan haji






Pewarta: Ferri Aryanto
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar