counter

Satpol PP Bantul bentuk "pasukan khusus" Praja Wibawa

Satpol PP Bantul bentuk "pasukan khusus" Praja Wibawa

Sebagian personel Praja Wibawa Khusus dan Praja Wibawa Cantik Satpol PP Kabupaten Bantul dikukuhkan di halaman rumah Dinas Bupati Bantul, DIY, Sabtu. (ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, membentuk "pasukan khusus" yang disebut Praja Wibawa Khusus, yang beranggotakan laki-laki, dan Praja Wibawa Cantik, yang beranggotakan perempuan.

"Satpol PP Bantul berinisiatif melakukan inovasi dengan membentuk Pasukan Khusus yang disebut Prabasus (Praja Wibawa Khusus) dan Prabatik (Praja Wibawa Cantik)," kata Kepala Satpol PP Bantul, Yulius Suharta, di Bantul, Sabtu.

Organ baru pemerintahan setempat itu telah dikukuhkan Bupati Bantul, Suharsono, di halaman rumah dinas bupati Bantul, bertepatan dengan menjelang upacara Peringatan Hari Jadi ke-188 Kabupaten Bantul, Sabtu.

Pula baca: Kantor Satpol PP Padang diserang orang tak dikenal

Pula baca: Satpol PP berjaga di sekitar kantor UNHCR

Pula baca: Satpol PP halau PKL di area HUT Jakarta

Suharta mengatakan, pembentukan pasukan khusus ini berlatar belakang untuk membangun citra Saptol PP yang sebagai pelindung dan pengayom masyarakat tentu harus dibangun performance anggota Satpol PP yang tidak arogan dan menakutkan.

"Dengan harapan pasukan khusus ini agar memberi kesan elegan, intelek dan berwibawa dalam bertindak, berbaur dengan masyarakat secara humanis sehingga menyejukkan dan menyenangkan," katanya.

Selain itu, kata dia, tetap dengan mengedepankan solusi yang terbaik untuk mengatasi masalah ketertiban umum dan mampu menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

Ia mengatakan, maksud dan tujuan dibentuk Prabasus dan Prabatik juga untuk mematenkan penyebutan nama anggota pasukan khusus sebagai pasukan yang dapat diandalkan menjadi garda terdepan Satpol PP Bantul yang disiplin, ramah dan sopan santun dalam menjalankan tugas.

Ia menjelaskan, tugas dari Prabasus dan Prabatik adalah melaksanakan sambang warga dan sekolah serta forum-forum kemasyarakatan, dan sebagai pasukan elite dan upacara-upacara hari besar dan nasional.

"Sebagai pasukan upacara pernikahan atau kematian pejabat (bila diperlukan), membantu melakukan tugas penyuluhan dan sosialisasi penegakan perda dan tugas tugas yang diperintahkan atasan," katanya.

Pasukan itu, lanjut dia sudah mengikuti pendidikan dan pelatihan baris-berbaris dan kedisiplinan, keterampilan bela diri dan etika sopan santun.

"Dengan adanya 'pasukan elite' Prabasus dan Prabatik ini diharapkan Satpol PP Bantul dapat menjadi contoh dan kebanggaan Pemerintah Kabupaten Bantul," katanya.

Wapres lantik 744 Pamong Praja Muda IPDN

Pewarta: Hery Sidik
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar