counter

Jayapura adopsi konsep pariwisata Raja Ampat

Jayapura adopsi konsep pariwisata Raja Ampat

Destinasi wisata Misool Raja Ampat (Foto Antara Papua Barat/ Ernes)

Raja Ampat telah mendunia sehingga Kabupaten Jayapura melakukan kunjungan untuk melihat lebih dekat pengembangan pariwisatanya.
Sorong (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, mengadopsi konsep pengembangan pariwisata berkelanjutan Kabupaten Raja Ampat yang dinilainya memiliki konsep yang menarik untuk ditiru.

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw di Sorong, Sabtu (20/7), mengatakan pihaknya baru saja melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Raja Ampat guna melihat konsep pengembangan pariwisatanya.

Ia mengatakan, Raja Ampat telah mendunia sehingga Kabupaten Jayapura melakukan kunjungan untuk melihat lebih dekat pengembangan pariwisatanya.

"Kabupaten Jayapura juga memiliki potensi wisata alam seperti danau, laut, cagar alam gunung cyclop yang dapat dikembangkan setelah belajar dari Raja Ampat," ujarnya.

Baca juga: Kampung Warkesi Raja Ampat tempat nonton burung cendrawasih menari

Kepala Dinas Pariwisata Raja Ampat, Yusdi Lamatenggo yang memberikan keterangan terpisah, mengatakan bahwa Raja Ampat menjadi daerah percontohan bagi daerah lain guna belajar pengelolaan pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat.

Menurut dia, tidak hanya Kabupaten Jayapura, tetapi sudah banyak daerah lain baik luar maupun dalam Papua yang datang belajar pengelolaan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Raja Ampat.

Dia menjelaskan, Raja Ampat punya rencana induk pengembangan pariwisata yakni, menjadikan daerah tersebut sebagai destinasi wisata ekologis.

Karena itu, kata dia, semua program pembangunan dan pengembangan pariwisata di Kabupaten Raja Ampat diarahkan kepada konsep pariwisata berkelanjutan.

"Kabupaten Raja Ampat telah melakukan konsep pariwisata berkelanjutan sejak awal dan dianggap berhasil oleh daerah lain di Indonesia. Sebab itu, banyak daerah yang datang ke Raja Ampat guna belajar pengelolaan pariwisata berkelanjutan," tambah dia.

Baca juga: Enam pemandu Raja Ampat belajar bahasa Inggris di Kediri
 

Pewarta: Ernes Broning Kakisina
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bupati Raja Ampat kutuk pembantai hiu

Komentar