Gubernur : Gereja Katolik bentuk ketangguhan umatdari ragam pengaruh

Gubernur : Gereja Katolik bentuk ketangguhan umatdari ragam pengaruh

Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Hidayat Lamakarate, mewakili Gubernur Sulteng Longki Djanggola, memukul gong sebagai tanda di resmikannya Gereja Katolik Santo Paulus Palu, yang berlangsung di gereja tersebut, di Palu, Minggu. (Antaranews/Muhammad Hajiji)

Gereja Katolik Santo Paulus dapat dimanfaatkan untuk pemaksimalan kegiatan-kegiatan kerohanian, sebagai upaya pembinaan kehidupan, untuk menjadi umat Tuhan yang selalu bertaqwa kepada Tuhan yang maha esa.
Palu (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola berharap Gereja Katolik Santo Paulus di Palu, dapat memaksimalkan peran pembinaan umat untuk membentuk ketangguhan umat menghadapi beragam pengaruh.

"Harapan saya, dengan hadirnya Gereja Katolik Santo Paulus ini, kiranya kehidupan kerohanian Umat Paroki Santo Paulus semakin meningkat, sehingga akan tumbuh dan membentuk umat yang tangguh dalam menghadapi beragam pengaruh yang bisa membawa kita menyimpang dari nilai-nilai agama," ucap Gubernur Sulteng Longki Djanggola, dalam sambutannya yang di bacakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng, Hidayat Lamakarate pada peresmian Gereja Katolik Santo Paulus, di Palu, Minggu.

Gubernur dalam sambutannya menyebut bahwa Gereja Katolik Santo Paulus dapat dimanfaatkan untuk pemaksimalan kegiatan-kegiatan kerohanian, sebagai upaya pembinaan kehidupan, untuk menjadi umat Tuhan yang selalu bertaqwa kepada Tuhan yang maha esa.

Yang terpenting, sebut Gubernur, peran gereja harus terus menguatkan persaudaraan dan kerukunan antarumat beragama, agar kita hidup dalam damai penuh kasih sayang.

Baca juga: Membangun kerukunan antaragama diserukan Ketua MUI Palu

"Hal ini penting untuk di pahami, karena dalam kerukunan hidup beragama akan tercermin jiwa toleransi dengan sesama, saling menghormati dan menghargai, sekaligus memberi perhatian dan kepedulian kita kepada sesama," sebut Gubernur.

Gubernur juga berharap agar Umat Paroki Santo Paulus tetap teguh menjalankan kepercayaan dan ibadahnya, yang pada gilirannya akan bangkit dan menjadi kekuatan umat beragama dalam peran serta partisipasi membangun Sulawesi Tengah.

"Saya juga mengucapkan terima kasih atas kepedulian Gereja Katolik Santo Paulus yang telah turut andil dalam proses membantu masyarakat yang terdampak bencana," kata Gubernur.

Gubernur juga berharap dengan di resmikannya Gereja Katolik Santo Paulus dapat meningkatkan kualitas ibadah, semoga Allah memberikan limpahan rahmat, petunjuk dan bimbingan dalam menjalani kehidupan yang di kasih Tuhan.

Baca juga: Pelaku pengrusakan di Gereja Katolik jalani perawatan di RSUP Sanglah
Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Hidayat Lamakarate, mewakili Gubernur Sulteng Longki Djanggola, foto bersama dengan keuskupan Gereja Katolik Santo Paulus Palu, Wali Kota Palu, Hidayat, Ketua FKUB Sulteng Prof Dr KH Zainal Abidin MAg, Pastor Paroki, Pastor Wilhelmus Thome, yang berlangsung di gereja tersebut, di Palu, Minggu. (Antaranews/Muhammad Hajiji)

 

Pewarta: Muhammad Hajiji
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gubernur Sulteng bagikan 100 juta Rupiah ‘Hagala’ untuk warga

Komentar