counter

ASEAN School Games 2019

Tenis berpeluang lampaui target di ASG

Tenis berpeluang lampaui target di ASG

Tim tenis beregu putri Indonesia meluapkan kegembiraan meraih emas Asean Schools Games (ASG) 2019 setelah mengalahkan Thailand 4-1 di Kompleks Olah Raga Tri Lomba Juang Semarang, Minggu, 21 Juli 2019 (Foto : Kemenpora)

Semarang (ANTARA) - Tim tenis pelajar tuan rumah Indonesia berpeluang melampaui target perolehan medali setelah berhasil mengawinkan emas beregu putra dan putri ASEAN Schools Games (ASG) 2019 di Kompleks Olah Raga Tri Lomba Juang Semarang, Minggu.

Beregu putri yang dimotori Jenish Tjen mengawali dominasi tuan rumah setelah mengalahkan Thailand 4-1 pada pertandingan yang menggunakan sistem setengah kompetisi itu.

Berbeda dengan putri, tim beregu putra harus bertarung ketat dengan lawan yang sama, Thailand, sebelum akhirnya menang 3-2.

Dengan perolehan dua emas tersebut, dan merupakan target awal, tuan rumah siap untuk menambah perolehan emas dari lima nomor perorangan yang akan dipertandingkan.

Kemenangan tim tenis beregu putri diawali oleh atlet Fitriana Sabrina yang mengalahkan Linda Kumhom dengan skor 8-5. Lalu Niken Ferlyana K-Nadya Dhaneswara yang mengandaskan perlawanan Dolavee Tumthong-Woravalun Damchaom ( 8-2) , kemudian Fitriana Sabatini menaklukkan Lanlana Tararudee, skor 8-4, serta Jenish Tjen mempermalukan Thamonpan Jonglertrakul 2-8.

Indonesia hanya kalah atas Thailand saat Jessica C. Wirahadipoernomo-Caryika Wisesha yang dikalahkan Wirasara Lee-Nattanicha Kaewcharoenw 6-8.

Baca juga: Kontingen Indonesia menyodok ke puncak klasemen ASG 2019

“Alhamdulillah, kita mampu mengalahkan rival. Tentu ini menjadi awal yang bagus dan menambah kepercayaan diri dan untuk menambah medali di nomor perorangan. Semoga di putra juga bisa menyumbang medali emas,” kata Komandan Kontingen (CdM) Indonesia Yayan Rubaeni usai upacara penyerahan medali.

Suharyadi, pelatih nasional berpengalaman yang mendampingi tim Indonesia, mengatakan sukses tersebut tidak terlepas dari materi pemain, terutama pemain putri yang sudah matang dan sering mengikuti berbagai kejuaraan.

"Jenish Tjen contohnya, adalah anggota pelatnas SEA Games 2019 dan diharapkan akan menjadi pelatih pemain senior, " kata Suharyadi yang akrab disapa Herry itu.

Dominasi Indonesia memang sudah terasa sejak awal pertandingan karena tidak pernah kalah dari tiga pertandingan sebelum bertemu Thailand pada pertandingan terakhir.

"Saya berharap hasil di ASG ini bisa menjadi batu loncatan bagi atlet pelajar ini untuk melangkah ke tingkat yang lebih tinggi," kata Ketua PB Pelti, Rildo Ananda Anwar yang secara langsung memberikan dukungan di arena pertandingan.

Baca juga: Bulutangkis beregu putra dan putri sandingkan gelar juara

Baca juga: Lumbung emas Indonesia di ASG diawali dari renang dan atletik

Pewarta: Atman Ahdiat
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ratusan atlet berprestasi terima beasiswa pemerintah

Komentar