counter

Mental kuat jadi kunci kemenangan Chou Tien Chen

Mental kuat jadi kunci kemenangan Chou Tien Chen

Pebulutangkis tunggal putra asal Taiwan Chou Tien Chen usai pertandingan babak final turnamen Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (21/7/2019) (Cornea Khairany)

Jakarta (ANTARA) - Juara tunggal putra turnamen Blibli Indonesia Open 2019 Chou Tien Chen mengaku kunci kemenangannya dalam laga final turnamen bulu tangkis level Super 1000 itu terletak pada kemampuan untuk mengatur mental agar tetap kuat.

“Selama pertandingan tadi, saya terus berusaha untuk mengendalikan mental saya sendiri supaya tetap semangat, kuat, tidak mudah menyerah, dan tidak lupa, saya juga terus berdoa,” kata Chou usai babak final Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu.

Bagi atlet berusia 29 itu, gelar juara di turnamen Blibli Indonesia Open 2019 itu merupakan yang pertama kali sekaligus gelar juara pertama baginya pada tahun ini. Oleh karena itu, dia mengaku sangat senang dan bersyukur atas pencapaian tersebut.

“Kemenangan dalam turnamen ini adalah kemenangan pertama saya di Indonesia dan gelar juara pertama saya di tahun ini. Saya akan terus berusaha keras untuk memenangkan turnamen-turnamen selanjutnya,” ujar Chou.

Lebih lanjut, dia menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh penonton yang tidak berhenti memberikan dukungan dan semangat kepadanya, mulai dari awal hingga akhir pelaksanaan turnamen.

“Saya sangat berterima kasih kepada semua pendukung saya, baik yang ada disini (Indonesia) maupun di Taiwan. Saya berjanji akan terus meningkatkan penampilan saya dan memberikan yang terbaik. Terima kasih untuk doa dan dukungannya sehingga saya bisa sampai ke final dan menjadi juara,” tutur Chou.

Baca juga: Chou Tien Chen juara tunggal putra Indonesia Open 2019

Chou berhasil menjadi juara tunggal putra turnamen Blibli Indonesia Open 2019 usai menaklukkan pebulu tangkis Denmark Anders Antonsen.

Di laga final, Chou yang merupakan unggulan pertama tersebut mengalahkan Antonsen dalam tiga gim selama 90 menit dengan skor 21-18, 24-26, 21-15.

Baca juga: Minions pertahankan gelar Indonesia Open

Baca juga: Tanpa Owi/Butet, wakil China berjaya


 

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Semarak turnamen Indonesia Open 2019 di Istora

Komentar