Jakarta (ANTARA) - Mantan bintang tenis Davis Cup Australia dan juara ganda Wimbledon Peter McNamara meninggal dalam usia 64 tahun, demikian diumumkan Senin dan memicu membanjirnya penghormatan.

McNamara, seorang tokoh populer dalam tur putra dan putri, dilaporkan meninggal karena kanker prostat.

"Kami semua sangat sedih mendengar meninggalnya Peter McNamara, anggota keluarga tenis kami yang sangat dicintai dan dihormati," kata Tennis Australia.

"Kontribusinya bagi olahraga sebagai pemain, pelatih, dan mentor tidak akan pernah dilupakan. Pikiran kami bersama keluarga dan teman-temannya."
McNamara mencapai peringkat tujuh dunia, ranking tertingginya sepanjang karir pada tunggal, memenangi lima gelar, tetapi mungkin paling dikenal karena berpasangan ganda bersama sesama warga negara Australia Paul McNamee.

Duo ini dua kali menjuarai Wimbledon, pada 1980 dan 1982, serta Australia Terbuka 1979.

"Sulit dipercaya bahwa setelah 50 tahun pertemanan Macca pergi," cuit McNamee.

"Kamu menjalani hidup sebagai teman sepenuhnya dan akan dirindukan oleh orang-orang yang kamu cintai dan banyak lagi ... bersulang untuk saat-saat yang hebat teman," katanya.

Setelah pensiun dari bermain, McNamara beralih menjadi pelatih, membimbing Mark Philippoussis dan Grigor Dimitrov, sebelum bekerja dengan Wang Qiang dari China.

Pelatih Serena Williams Patrick Mouratoglou menyebutnya "sangat karismatik, sangat bersemangat dengan pekerjaannya".

"Dia melakukan pekerjaan luar biasa dengan Grigor Dimitrov membantu transisinya ke pro," tambahnya.

Boris Becker mengatakan, "R.I.P Peter P. McNamara! Salah satu orang baik di tenis!".
Baca juga: Boris Becker lelang trofi untuk bayar utang

Sementara mantan pelatih Simona Halep, Darren Cahill, menyebutnya "seorang pemain hebat, pelatih hebat yang meningkatkan setiap pemain yang bekerja dengannya".
Baca juga: Halep awali musim baru tanpa pelatih setelah Cahill berhenti
 

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Bayu Kuncahyo
Copyright © ANTARA 2019