counter

Penggunaan KJP oleh kaum ibu, lansia, dan disabilitas meningkat

Penggunaan KJP oleh kaum ibu, lansia, dan disabilitas meningkat

Arsip Petugas melayani pembelian telur ayam oleh warga di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Taman Keuangan, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta, Jumat (12/7/2019). Pemprov DKI Jakarta menggelar program pangan murah untuk ketahanan pangan berupa beras, daging ayam, daging sapi, telur ayam, ikan kembung dan susu UHT untuk warga yang memiliki KJP Plus, Kartu Pekerja, dan Kartu Lansia Jakarta untuk meningkatkan gizi anak-anak di Jakarta. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp.

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menyebut kenaikan tingkat penyerapan subsidi pangan murah Kartu Jakarta Pintar (KJP) hingga pertengahan tahun ini dipicu aktivitas penggunaan KJP oleh kaum ibu, warga lanjut usia (lansia), dan disabilitas.

"Tahun ini banyak ibu-ibu PKK, orang lansia, dan disabilitas yang aktif menggunakan KJP. Tahun lalu tingkat penyerapan subsidi pangan KJP hanya mencapai 60 persen. Tapi tahun ini kami optimis angkanya akan naik hingga 90-95 persen," kata Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Darjamuni, Senin.

Baca juga: Verifikasi KJP Jakarta Barat ditargetkan selesai akhir tahun

Baca juga: 805.015 Siswa ibu kota Jakarta terima KJP Plus

Baca juga: Bank DKI distribusikan KJP Plus bagi warga Kepulauan Seribu


Darjamuni menambahkan, kerjasama yang baik antar-instansi misalnya dengan Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, dan Dinas Perumahan, selama ini turut memberi dampak positif terhadap peningkatan angka penyerapan subsidi pangan.

Ia berharap kerjasama antar-lembaga dapat meningkatkan jumlah titik lokasi distribusi program subsidi pangan murah KJP yang makin tersebar dan mendekati lokasi pemukiman masyarakat penerima manfaat.

"Bahkan anggaran kami untuk bulan Juni tahun ini sudah habis. Kami sudah mengajukan anggaran tambahan di APBDP dan masih menunggu prosesnya yang berjalan terus. Mudah-mudahan tren positif ini berlangsung terus hingga akhir tahun," ujarnya.

Pewarta: Adnan Nanda
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar