counter

Pendapatan layanan 4G LTE ini melonjak 44 persen pada semester I 2019

Pendapatan layanan 4G LTE ini melonjak 44 persen pada semester I  2019

CEO Net1 Indonesia Larry Ridwan (kedua dari kanan). (Megapolitan.antaranews.com/Foto: istimewa)

Peningkatan ini semakin memotivasi kami untuk terus menyediakan layanan internet yang berkualitas untuk mendukung kegiatan sehari-hari, terutama bagi masyarakat rural dan daerah 3T
Jakarta (ANTARA) - Pendapatan penyedia layanan mobile data broadband 4G LTE, Net1 Indonesia melonjak 44 persen pada semester pertama 2019.

"Peningkatan ini semakin memotivasi kami untuk terus menyediakan layanan internet yang berkualitas untuk mendukung kegiatan sehari-hari, terutama bagi masyarakat rural dan daerah 3T (Terluar, Tertinggal, Terdepan) di Nusantara," kata CEO Net1 Indonesia Larry Ridwan dalam keterangan tertulisnya, Senin.

Lonjakan pendapatan tersebut diperoleh dari peningkatan jumlah pelanggan sebesar 43 persen sebagai hasil dari peningkatan jumlah reseller yang disebut dengan MitraNet1 dan KiosNet1.

Selain itu dengan menggandeng perusahaan-perusahaan ternama untuk menggunakan layanan Net1 dalam mendukung operasi mereka juga menopang pertumbuhan pendapatan Net1 Indonesia.

Sejumlah perusahaan yang bekerja sama antara lain PT Kalimantan Prima Persada (KPP) Astra Group dari sektor pertambangan batu bara dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)  Tbk.

Net1, lanjut dia,  juga mendukung sektor perikanan dengan menyediakan koneksi internet bagi nelayan melalui aplikasi fishOn. Aplikasi itu digunakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Maritim Republik Indonesia, didukung oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Indonesia (Aspeksindo), dalam program 1 Juta Nelayan Berdaulat.

"Melalui dukungan teknologi dan koneksi internet 4G LTE, nelayan dapat meningkatkan pemanfaatan sumber daya laut yang selama ini hanya tujuh persen, menjadi minimal 17 persen melalui aplikasi fishOn," katanya.

Larry menambahkan bahwa selain B2B, Net1 Indonesia juga terus mengembangkan sektor Business-to-Government (B2G) dengan menyediakan koneksi internet 4G bagi pemerintah daerah tingkat kabupaten dan instansi pemerintah, antara lain Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kabupaten Kaimana sejak tahun 2017.

Pewarta: Feru Lantara
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar