counter

Shopee Liga 1 2019

Bali United bekap PSS Sleman 3-1

Bali United bekap PSS Sleman 3-1

Ilustrasi - Pertandingan sepak bola di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali. (Antaranews Bali/Komang Suparta/IST/2019)

Gianyar, Bali (ANTARA) - Bali United menundukkan PPS Sleman 3-1, pada pertandingan Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin malam.

Sejak peluit ditiup wasit Faulur Rosy, serangan pemaian tuan rumah Bali United mengalir deras ke daerah perlawanan PSS Sleman yang masih bisa diimbanginya.

Pemain PSS Sleman tidak menyangka akan terjadi pelanggaran di kotak penalti dan tendangan penalti dari Ilja Spasojevic membobol gawang Ega Rizky Pratama pada menit ke-19.

PSS Sleman berusaha membalas dengan mendekatkan bola ke areal Bali United melalui umpan panjang, namun dengan kecekatan pemain tuan rumah membuat serangan itu dibalikan ke wilayah PSS Sleman.

Pada menit ke-34 pemain Asyraq Gufran malah menciptakan bola bunuh diri ketika dia berniat menghalau serangan para pemain "Serdatu Tridatu".

PSS Sleman baru bisa memperkecil kedudukan pada menit ke-66 dari tendangan penalti yang dieksekusi Yevhen setelah barisan pertahan Elang Jawa menjatuhkan dia di kotak penalti.

Baca juga: Bali United tempel ketat Tira Persikabo di papan atas

Pada menit ke-82, Bali United kembali mencetak gol dari tendangan penalti yang kali ini dilesakkan Melvin Platje untuk mengubah kedudukan menjadi 3-1.

Pelatih kepala Bali United Stefano Cugurra menyebut pemainnya mampu mengontrol permainan sejak awal sehingga bisa membawa poin sempurna.

"Kemenangan ini membuat kepercayaan pemain semakin meningkat. Kemenangan ini hadiah untuk masyarakat Bali yang akan melaksanakan Hari Raya Galungan pada Rabu, (24/7)," kata Teco yang memuji Dias Angga yang berkinerja baik dalam menggantikan posisi Andhika.

"Soal penalti, ini keberanian wasit dalam memutuskan untuk soal penalti, Dan, kami memang sudah siap jika memang ada kesempatan penalti. Kami manfaatkan dengan baik penalti itu," kata Teco.

Pelatih kepala PSS Sleman Setya Nurdiyanto mengakui lini belakangnya lengah sehingga harus dua kali kebobolan oleh tendangan penalti.

"Pemain kami terlalu lengah, sampai bola masuk areal penalti. Padahal kami sudah mulai perlahan bangkit. Mestinya tidak sampai bola masuk ke areal penalti kami. Itu yang menjadi evaluasi kami," kata Setya.

Baca juga: Barito Putera dan Persela berbagi poin di Demang Lehman

Pewarta: I Komang Suparta
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar