counter

Info Haji

Bupati Kupang lepas 21 calon haji ke Tanah Suci

Bupati Kupang lepas 21 calon haji ke Tanah Suci

Jamaah calon haji asal Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur yang akan menuaikan ibadah haji 2019 di Mekkah. (Antara Foto/ Benny Jahang)

Jalani semua proses ibadah dengan baik, sabar, dan kompak bersama-sama tim yang lain. Jagalah kesehatan serta harus mampu beradaptasi di negeri orang dan menjaga nama baik bangsa
Kupang (ANTARA) - Bupati Kupang Korinus Masneno secara resmi melepas keberangkatan 21 calon haji berasal dari daerah itu untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, Mekkah.

Bupati Kupang Korinus Masneno di Oelamasi, Selasa, berharap, 21 calon haji mampu mengikuti ibadah haji di Mekkah dengan hati yang tulus sehingga kelak akan menjadi haji yang mabrur.

Ia mengatakan bahwa ibadah haji merupakan peristiwa yang sakral dan strategis sehingga patut disyukuri dan dijalankan sebaik-baiknya agar menjadi berkah bagi jamaah yang menunaikan ibadah haji.

Korinus Masneno berharap, jamaah asal kabupaten yang berbatasan dengan Oecusse, Timor Leste itu, menjaga nama baik bangsa dan negara, serta daerah selama berada di Tanah Suci dengan menerapkan prinsip hidup yang sabar dan menjaga kekompakan bersama tim pendamping.

Ia mengharapkan jamaah tetap menjaga kesehatan agar semua tahapan dalam menjalankan ibadah haji dapat dilalui dengan lancar dan sukses.

"Jalani semua proses ibadah dengan baik, sabar, dan kompak bersama-sama tim yang lain. Jagalah kesehatan serta harus mampu beradaptasi di negeri orang dan menjaga nama baik bangsa, dan khususnya daerah kita," kata Korinus Masneno.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kupang Saturlino Correia menjelaskan para calon haji dari daerah setempat yang berjumlah 21 orang itu, terdiri atas 12 laki-laki dan sembilan perempuan.

Ia mengatakan berbagai persiapan keberangkatan mereka telah dilakukan, mulai persiapan dokumen haji seperti paspor, pemeriksaan kesehatan, dan pemberian vaksin meningitis.

"Para jamaah haji ini juga sudah mendapat bimbingan manasik haji selama lima bulan," kata dia.

Baca juga: Untuk biaya tranportasi calhaj, Pemkot Kupang alokasikan Rp500 juta
Baca juga: 48 calon haji Kota Kupang berKTP palsu

 

Pewarta: Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar