India bantah Modi minta Trump jadi mediator soal Kashmir

India bantah Modi minta Trump jadi mediator soal Kashmir

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri India Narendra Modi (kiri) di sela-sela KTT ASEAN di Manila, Filipina, (13/11/2017). (ANTARA/REUTERS/Jonathan Ernst/File/TM)

New Delhi (ANTARA) - India membantah pernyataan bahwa Perdana Menteri Narendra Modi meminta Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menjadi penengah dalam persengketaan India dengan Pakistan soal wilayah Kashmir.

India mengatakan tidak akan ada pembicaraan soal sengketa itu sampai Pakistan menghentikan terorisme antarperbatasan. 

Trump pada Senin (22/7) mengatakan bahwa Modi telah meminta bantuan padanya untuk menyelesaikan sengketa atas kawasan Himalaya itu, yang telah berlangsung selama puluhan tahun. 

Sengketa tersebut telah menjadi inti perselisihan dalam dua dari tiga peperangan antara India dan Pakistan, sejak keduanya berpisah setelah merdeka dari kekuasaan Inggris.

"Saya ingin menegaskan bahwa Perdana Menteri India tidak pernah membuat permintaan semacam itu kepada Presiden AS," kata Menteri Luar Negeri India Subrahmanyan Jaishankar kepada parlemen saat dimintai klarifikasi terkait posisi Modi.

Sumber: Reuters

Baca juga: Trump bahas cara AS keluar dari perang Afghanistan
​​​​​​​

Baca juga: China nyatakan berperan konstruktif dalam meredakan ketegangan India, Pakistan

Baca juga: Pakistan serukan perdamaian dengan India saat unjuk kekuatan

Penerjemah: Aria Cindyara
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Remdesivir, obat COVID-19 buatan India siap dipasarkan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar