counter

BPS Kulon Progo uji coba sensus penduduk menggunakan internet

BPS Kulon Progo uji coba sensus penduduk menggunakan internet

BPS Kulon Progo menjelaskan mekanisme uji coba Sensus Penduduk 2020  menggunakan computer assisted personal interviewing atau CAWI berbasis website. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Kulon ProgoBp (ANTARA) - Badan Pusat Statistik di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan uji coba Sensus Penduduk 2020 menggunakan computer assisted personal interviewing atau CAWI berbasis website dengan memanfaatkan jaringan internet di tiga desa di wilayah ini.

Kepala BPS Kulon Progo Sugeng Utomo di Kulon Progo, Selasa, mengatakan uji coba dilakukan pada 17 Juni sampai 28 Juni dilaksanakan di tiga desa, yakni Desa Wates, Desa Giripeni dan Desa Purwosari.

"Masing -masing desa tersebut mewakili karakter masyarakat. Wates mewakili masyarakat perkotaan, Giripeni mewakili masyarakat pedesaan dan kota, serta Purwosari mewakili masyarakat pedesaan. Juga dilakukan pendataan ketersediaan jaringan internet," kata Sugeng.

Ia mengatakan pelaksanaannya setiap penduduk atau minimal salah satu di keluarga dapat melalukan sensus secara mandiri. Secara umum seharusnya BPS melaksanakan sosialisasi terlebih dahulu namun terbatasnya waktu.

"Kami langsung melaksanakan ke lapangan dengan berkoordinasi dengan desa, harapannya desa dapat mensosialisasi ke masyarakat,” katanya,

Kepala Seksi Statistik Sosial BPS Kulon Progo Fredy Tajekden menjelaskan pada metode sensus menggunakan metode kombinasi yakni menggunakan data Dukcapil sebagai data utama dan mengandalkan sensus mandiri melalui web.

Pada proses uji coba dilakukan melalui empat tahapan.

“Tahapan pertama melakukan persiapan, publisitas, rakor dengan ketua dan perangkat dan sensus online,” katanya.

Hasil uji coba respon rate mengenai CAWI/sensus online di tiga desa tersebut dengan hasil Desa Giripeni dengan penduduk 26,46 persen keluarga 22,86 persen, Wates dengan penduduk 43,52 persen dan keluarga 39,33 persen, serta Purwosari penduduk 48,00 persen dan keluarga 40,90 persen.

"Sehingga untuk Kulon Progo didapati untuk penduduk jumlahnya 39,22 persen dan keluarga 34,68 persen," katanya.

Baca juga: BPS libatkan masyarakat data sendiri di Sensus 2020 secara daring
Baca juga: Sensus penduduk 2020 menggunakan metode digital
Baca juga: Dirjen: BPS sensus penduduk gunakan data dukcapil

Pewarta: Sutarmi
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar