Perindo: pertemuan Megawati-Prabowo pertemuan antar-sahabat

Perindo: pertemuan Megawati-Prabowo pertemuan antar-sahabat

Pasangan Megawati dan Prabowo, sebagai capres-cawapres pada pemilu presiden 2009. (Istimewa)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Umum Perindo Arya Sinulingga mengatakan pertemuan antara Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri dengan calon Presiden Prabowo Subianto sebagai pertemuan antara dua sahabat lama.

"Ibu Megawati dan Pak Prabowo itu kan sudah bersahabat sejak lama. Ibu Megawati dan Pak Prabowo pernah maju sebagai pasangan capres-cawapres pada pemilu presiden 2009," kata Arya Sinulingga melalui telepon selulernya, di Jakarta, Rabu.

Rencana pertemuan antara Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri yang juga ketua umum Partai Golkar dengan calon Presiden Prabowo Subianto yang juga ketua umum Partai Gerindra, serta Presiden terpilih Joko Widodo, direncanakan diadakan di Jakarta, pada Rabu ini.

Menurut Arya Sinulingga, pertemuan antara Megawati dan Prabowo Subianto yang juga dihadiri Joko Widodo, bermakna keduanya sudah memiliki persahabatan sejak lama.

Kemudian, kaitannya dengan Presiden terpilih Joko Widodo, menurut Arya, bahwa Megawati dan Prabowo dalam kapasitasnya sebagai ketua umum partai politik juga pernah sama-sama mengusung Joko Widodo sebagai calon gubernur DKI Jakarta pada pilkada tahun 2012.

Baca juga: Muhaimin: Pertemuan Jokowi-Prabowo-Mega kuatkan kebersamaan masyarakat

"Hal ini bisa dikatakan sebagai pertemuan dari sahabat-sahabat lama. Saya meyakini pertemuan ini tujuannya untuk kebaikan bangsa. Saya juga meyakini pertemuan ini bisa membawa Indonesia makin baik, setelah terjadi polarisasi di masyarakat pada saat pelaksanaan pemilu 2019," katanya.

Arya menambahkan, pertemuan Megawati-Prabowo-Jokowi, dapat memberikan rumusan-rumusan baru untuk bangsa Indonesia yang lebih baik. "Rumusan baru yang lebih baik ini sangat kita harapkan," katanya.

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin ini juga mengingatkan partai-partai politik anggota Koalisi Indonesia Kerja (KIK) agar jangan berprasangka bahwa rencana pertemuan tidak melibatkan ketua umum partai politik yang lainnya.

"Jangan melihat seperti itu, tapi harus dilihat bahwa pertemuan ini adalah pertemuan ketiga sahabat," katanya.

Pewarta: Riza Harahap
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar