counter

Kabupaten Sleman raih penghargaan pariwisata terbaik

Kabupaten Sleman raih penghargaan pariwisata terbaik

Direktur Utama Tempo Media Group Toriq Hadad dan Handi Irawan D.CEO Frontier Consulting Group menyerahkan penghargaan pariwisata terbaik kepada Asisten Sekda Bidang Ekonomi Pembangunan Suyono. (Foto Istimewa)

Sleman (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta meraih penghargaan ajang "Indonsia’s attractiveness Awards 2019" dalam kategori Pariwisata terbaik di Indonesia kategori Gold yang diterimakan di sebuah hotel Jakarta Pusat, Selasa 23 Juli 2014.

"Penghargaan diserahkan Direktur Utama Tempo Media Group Toriq Hadad dan Handi Irawan D.CEO Frontier Consulting Group kepada Asisten Sekda Bidang Ekonomi Pembangunan Suyono," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Sudarningsih di Sleman, Rabu.

Menurut dia, hadir juga menyaksikan penyerahan penghargaan dalam acara ini Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo serta Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Sudarningsih mengatakan sektor pariwisata adalah salah satu Pendapatan Asli Daerah yang seringkali memberikan kontribusi yang besar bagi suatu daerah.

"Daerah-daerah yang mampu menarik wisatawan nusantara ataupun wisatawan mancanegara akan mampu memberikan pemasukan yang besar sehingga meningkatkan pajak daerah dan menggairahkan ekonomi setempat baik sektor perdagangan, transportasi, akomodasi, dan lainnya," katanya.

Ia mengatakan, dengan memperhatikan berbagai latar belakang, salah satunya pariwisata, Frontier Consulting Group dan Tempo Media Group pada tahun 2019 ini melakukan pengukuran dan observasi terhadap daya tarik setiap daerah di Indonesia pada suatu ajang bertitel Indonesia’s Attractiveness Awards (IAA).

"Keseluruhan pengukuran ini akan disebut Indonesia’s Attractiveness Index (IAI) yang diharapkan mampu memberikan gambaran daya tarik setiap kabupaten maupun tingkat provinsi," katanya.

Ia mengatakan pengukuran dan penyebaran hasil pengukuran ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran kepala daerah akan pentingnya menjadikan daerah mereka sebagai tujuan pembangunan daerah dan memberikan inspirasi kepada kepala daerah guna membangun strategi-strategi yang lebih terarah dan jelas di masa depan.

"Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, sebagai salah satu stakeholder yang bertanggung jawab pada sektor pariwisata, mempresentasikan berbagai pencapaian sektor pariwisata kepada tim juri pada 25 Juni 2019," katanya.

Menurut dia, tim juri mengapresiasi peran media sosial dalam meningkatkan wisatawan di Sleman.

"Sebagai informasi, akun media sosial instagram Dinas Priwisata Sleman @wisatasleman terhitung sejak 24 Juni 2019 telah memiliki pengikut (follower) sebanyak 20 ribu akun. Tim juri juga memberikan perhatian soal keragaman sebagai aset yang dapat dieksplorasi lebih jauh untuk peningkatan wisatawan," katanya.

Ia mengatakan, penghargaan ini merupakan bentuk dari pengakuan dari upaya nyata Pemkab Sleman dalam mengembangkan potensi pariwisata di Kabupaten Sleman.

"Di antaranya penyediaan sarana dan prasarana pendukung serta pengembangan objek wisata itu sendiri dan yang tidak kalah pentingnya adalah peran serta masyarakat dalam mengembangkan sektor pariwisata di daerahnya," katanya.

Seperti saat ini sudah mulai tumbuh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang mengembangkan sektor pariwisata di Sleman seperti Taman Tebing Breksi oleh Bumdes Sambirejo, Prambanan dan Puri Mataram oleh Bumdes Tridadi," katanya.

 

Pewarta: Victorianus Sat Pranyoto
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemprov tegaskan Perda RZWP3K tidak untuk persulit nelayan dan pengusaha

Komentar