Penyandang disabilitas mulai dilirik penyedia lapangan kerja

Penyandang disabilitas mulai dilirik penyedia lapangan kerja

Wali Kota Malang Sutiaji meninjau bursa kerja di Aula Skodam V/Brawijaya Malang (Endang Sukarelawati)

Kami akan beri pendampingan dan pelatihan. Diharapkan para disabilitas ini dapat menyalurkan kemampuanya pada perusahaan yang tepat
Malang (ANTARA) - Para penyandang disabilitas tak perlu berkecil hati untuk bersaing meraih masa depan dengan bergabung dengan berbagai perusahaan, sebab para penyedia lapangan kerja (perusahaan) sudah mulai melirik dan memberikan kesempatan bagi mereka.

Kran kesempatan bekerja di sektor formal bagi para penyandang disabilitas tersebut dibuka lebar-lebar oleh sejumlah perusahaan yang mengikuti "Job Fair" 2019 selama dua hari (Rabu-Kamis, 24-25/7) di Aula Skodam V Brawijaya di Kota Malang.

"Dengan adanya lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas ini sebagai upaya Pemkot Malang dalam memfasilitasi seluruh warga. Namun, kerja mereka yang ringan-ringan, tidak membutuhkan fisik yang terlalu berat. Kalau dilihat banyak juga perusahaan yang menyediakan lowongan bagi disabilitas dan ini sangat baik," kata Wali Kota Malang Sutiaji di Malang, Kamis.

Lowongan pekerjaan yang dibuka bagi disabilitas sebagian besar dari perusahaan yang bergerak di bidang fashion, jasa hingga programmer.

Sutiaji berharap dengan dibukanya lowongan pekerjaan tersebut, para disabilitas bisa memanfaatkannya secara maksimal dan mereka juga mampu menunjukkan keahlian maupun keterampilan yang dimiliki.

Pada kesempatan itu Sutiaji mengemukakan saat ini Pemkot Malang tengah mengidentifikasi jumlah disabilitas dengan usia angkatan kerja. Data itu kemudian akan dijadikan salah satu cara untuk mengasah kemampuan dari para disabilitas.

"Kami akan beri pendampingan dan pelatihan. Diharapkan para disabilitas ini dapat menyalurkan kemampuanya pada perusahaan yang tepat," ujarnya.

Sementara itu dalam Job Fair yang dihelat selama dua hari itu ada sekitar 3000 lowongan pekerjaan yang disediakan oleh 62 perusahaan.

Pendaftar pencari kerja dalam Job Fair tersebut secara online (daring) mencapai 4.395, sedangkan yang hadir pada hari pertama 2.105 orang. Jumlah peserta yang datang mengikuti Job Fair dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, termasuk jumlah perusahaan.

"Harapan kami lowongan kerja yang disediakan ini seusai dengan minat para pencari kerja yang memang membutuhkan pekerjaan. Target kami juga ada peningkatan dari tahun sebelumnya," ucapnya.

Berdasarkan data mulai tahun 2015 tercatat ada 7 juta pekerja disabilitas yang bekerja ribuan perusahaan dan kesempatan bagi para disabilitas juga semakin terbuka, karena banyak perusahaan di Indonesia yang mempekerjakan para disabilitas.

Baca juga: 30 perusahaan tawarkan kerja bagi disabilitas, sebut Menaker
Baca juga: Pemerintah gelar Diklat "3 in 1" untuk penyandang disabilitas
Baca juga: Diskriminasi kerja masih dialami penyandang disabilitas

Pewarta: Endang Sukarelawati
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Alat pelindung wajah untuk tim medis karya disabilitas

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar