counter

ASEAN School Games 2019

Kemenpora berikan beasiswa atlet berprestasi ASEAN Schools Games

Kemenpora berikan beasiswa atlet berprestasi ASEAN Schools Games

Menpora Imam Nahrawi menyerahkan secara simbolis beasiswa pendidikan kepada kalangan pelajar yang menjadi atlet berprestasi di Kejuaraan ASEAN Schools Games 2019 di Jakarta, (25/7/2019). (ANTARA/Andi Firdaus).

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pemuda dan Olahraga menyerahkan beasiswa pendidikan kepada ratusan atlet pelajar berprestasi pada ajang ASEAN Schools Games 2019, Kamis malam.

"Malam ini secara simbolis diberikan beasiswa pada para peraih medali. Kepada pelatih, tolong dipersiapkan proses administrasinya untuk bisa segera diselesaikan segera," kata Menopora, Imam Nahrawi, di Jakarta.

Berdasarkan pendataan sementara dari Asisten Deputi Kemitraan dan Penghargaan Olahraga Kemenpora, tercatat ada sekitar 150-an atlet dari total 180 lebih atlet yang berprestasi meraih medali emas, perak, dan perunggu dari cabang olahraga bulu tangkis, tenis meja, atletik, basket, voli, tenis lapangan, renang dan sepak takraw.

Pemberian beasiswa pendidikan pada kalangan atlet dilakukan secara simbolis oleh Menpora kepada sepuluh pelajar tingkat SMA di Kompleks Rumah Dinas Menteri Jalan Widya Chandra 3 Nomor IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Imam menyebut nominal beasiswa yang dialokasikan melalui APBN 2019 total berkisar Rp2,7 miliar, masing-masing terbagi atas Rp15 juta untuk peraih medali emas, Rp10 juta medali perunggu, dan Rp5 juta peraih perak.

Besaran nominal beasiswa yang diterima atlet tersebut, kata Imam, tercatat mengalami peningkatan. Bila pada kejuaraan serupa sebelumnya, pemerintah hanya memberikan beasiswa kepada atlet peraih emas Rp10 juta per siswa, kini meningkat menjadi Rp15 juta per atlet peraih emas.

"Tahun ini atlet peraih perak dan perunggu juga dapat beasiswa," katanya.

Imam mengatakan administrasi beasiswa itu seharusnya sudah selesai pada malam ini, namun karena kendala teknis, pihaknya baru mendistribusikan seluruh beasiswa mulai Jumat (25/7).

Saat disinggung terkait pemberian bonus dalam bentuk uang tunai, Imam menyebut kebijakan itu bertentangan dengan aturan standar internasional pemberian hadiah kepada atlet pelajar.

"Usia pelajar tidak boleh berikan bonus tapi perhatian beasiswa. Kalau senior baru bonus. Mulai besok sudah mulai diproses," ujarnya.

Di hadapan para atlet, Imam menyampaikan rasa terima kasih dari negara atas perjuangan di kejuaraan ASEAN Schools Games 2019.

"Pemerintah Indonesia ucapkan selamat, kami bangga dan berterima kasih atas perjuangan yang luar biasa. Ini modal kita untuk berjuang lebih panjang lagi," katanya.

Kompetisi ASEAN Schools Games (ASG) 2019 yang bergulir di Kota Semarang telah resmi ditutup oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di Taman Lumbini Candi Borobudur Kabupaten Magelang, Rabu (25/7).

Indonesia memastikan diri menjadi juara umum ASG 2019 setelah menyabet 43 medali emas, 34 medali perak, dan 25 medali perunggu dengan total meraih 102 medali, disusul Thailand dan Malaysia di posisi kedua dan ketiga.

Baca juga: Menpora jamu atlet di taman rumah dinas

Baca juga: Kemenpora apresiasi para pemenang ASG 2019

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menpora bersaksi untuk 3 terdakwa kasus hibah KONI

Komentar