Tanah Datar manfaatkan momen Tour de Singkarak genjot pariwisata

Tanah Datar manfaatkan momen Tour de Singkarak genjot pariwisata

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit dan Gubernur Jambi Fachrori Umar bersama sejumlah pejabat dua daerah saat membahas TdS 2019. (ANTARA SUMBAR/ Ist)

Khusus untuk etape pertama adalah momen untuk mempromosikan dan menggenjot pariwisata di Tanah Datar. Karena peserta TdS akan finis di Istano Basa Pagaruyung.
​​​​​​​Batusangkar, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, akan memanfaatkan momen Tour de Singkarak (TdS) 2019 untuk tingkatkan sektor pariwisata, apalagi para pebalap itu dua kali melintasi wilayahnya yaitu di etape pertama dan ketiga.

"Dua etape itu pada etape pertama yang start di Pantai Gandoriah Kota Pariaman finis di Istana Basa Pagaruyung, dan etape tiga start di Lembah Harau Kabupaten Limapuluh Kota finis di Kota Padang Panjang," kata Kepala Bidang Pariwisata Tanah Datar Efrison di Batusangkar, Jumat (26/7).

Ia mengatakan, khusus untuk etape pertama adalah momen untuk mempromosikan dan menggenjot pariwisata di Tanah Datar. Karena peserta TdS akan finis di Istano Basa Pagaruyung.

Direncanakan pada momen tersebut juga diadakan makan bajamba bersama pebalap TdS dan juga ditampilkan beberpa kesenian tradisional.

"Tour de Singkarak adalah salah satu dari '100 calender of event Indonesia', bahkan sudah termasuk event bertaraf internasional, itu bagus untuk pariwisata di Tanah Datar," katanya.

Baca juga: 4 daerah batal jadi tuan rumah Tour de Singkarak 2019

Ia mengatakan selain untuk promosi dan meningkatkan kunjungan pariwisata, TdS diyakini juga memiliki dampak positif kepada daerah dan masyarakat. Misalnya perbaikan jalan dan meningkatnya jual beli bagi pedagang baik kecil maupun besar.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk ikut memeriahkan event tersebut, terutama bagi masyarakat yang daerahnya dilewati rute balap sepeda itu.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati ketika para pembalap melintasi daerahnya. Karena bisa membahayakan bagi pebalap dan diri sendiri.

Sebelumnya Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan event TdS 2019 akan digelar sembilan etape yang akan dibuka di Kota Pariaman pada 2 November.

Berbeda dari tahun sebelumnya, Provinsi Jambi masuk ke dalam dua etape dari sembilan etape yang direncanakan pada TdS 2019. Yakni Kerinci dan Sungai Penuh masuk dalam etape 7 dan etape 8.

Keikutsertaan dua daerah di Provinsi Jambi itu merupakan sejarah baru selama pelaksanaan TdS yang diadakan sejak 2009 yang hanya melibatkan kabupaten dan kota di Sumbar saja.

Baca juga: Jambi Masuk Etape 7 dan 8 Tour de Singkarak 2019
Baca juga: Sumbar undang Tim Balap Sepeda Jambi ikut TdS 2019

Pewarta: Syahrul Rahmat
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar