Menteri Yohana puji ruang kerja ramah anak sebuah toko daring

Menteri Yohana puji ruang kerja ramah anak sebuah toko daring

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise pada penutupan Forum Anak Nasional 2019 di Benteng Rotterdam, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (22/7/2019). (ANTARA/Dewanto Samodro)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise memuji Tokopedia yang menyediakan ruang kerja ramah anak bagi karyawannya yang membawa anaknya saat bekerja.

"Saya sangat menyambut baik komitmen yang dibangun Tokopedia untuk menyediakan ruang anak bagi karyawannya," kata Yohana ketika menjadi pembicara kunci dalam unjuk bincang Tokopedia dalam rangka Hari Anak Nasional sebagaimana siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat.

Yohana mengatakan penyediaan ruang anak merupakan bukti nyata dunia usaha untuk melaksanakan Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penyediaan Sarana Kerja yang Responsif Gender dan Peduli Anak di Tempat Kerja.

Yohana berharap keberadaan ruang anak di Tokopedia dapat membuat anak-anak karyawan bermain, berkreasi, memperoleh edukasi, sehat, dan sejahtera tanpa merasa khawatir jauh dari orang tua.

Sebaliknya, keberadaan ruang anak tersebut juga membuat orang tua dapat bekerja dengan tenang tanpa perlu khawatir kehilangan waktu bersama anak. "Peresmian ruang anak Tokopedia ini bertepatan dengan Hari Anak Nasional 2019 yang baru saja diperingati. Namun, gaung dan semangat Hari Anak Nasional tidak boleh berhenti," tuturnya.

Yohana mengatakan anak merupakan masa depan bangsa dan cikal bakal generasi baru yang akan menjadi penerus cita-cita perjuangan bangsa. Karena itu, anak harus dipersiapkan sejak dini agar bisa menjadi sumber daya manusia yang berkarakter kuat, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, unggul, berdaya saing, dan bisa menjadi agen perubahan di masa depan.

Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Tokopedia Melissa Siska Juminto mengatakan keberadaan ruang anak tersebut berdasarkan pengalamannya sebagai seorang ibu dua anak yang tetap harus menjalan peran di perusahaan.

"Berawal dari keresahan dan pengalaman pribadi saya sebagai seorang pimpinan perusahaan dan ibu dari dua orang anak, saya ingin mengintegrasikan keluarga dan peran saya dalam perusahaan," katanya.*

Baca juga: Tiga kota raih predikat Utama Kabupaten/Kota Layak Anak 2019

Baca juga: Indonesia-Turki teken kesepahaman tentang pelindungan perempuan-anak

Pewarta: Dewanto Samodro
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar