Lumajang raih penghargaan DIKPLHD terbaik se-Jatim

Lumajang raih penghargaan DIKPLHD terbaik se-Jatim

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan penghargaan kepada Bupati Lumajang Thoriqul Hal dalam rangkaian acara peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia Jawa Timur di Komplek UPT Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan Kota Probolinggo, Minggu (28/7/2019) (Foto Humas Pemkab Lumajang)

artinya bahwa Kabupaten Lumajang memiliki potensiĀ  masuk nominasi nasional
Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) - Kabupaten Lumajang, Jawa Timur meraih penghargaan Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (DIKPLHD) sebagai kabupaten/kota terbaik se-Jawa Timur tahun 2018.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Lumajang Thoriqul Haq dalam acara peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia Provinsi Jawa Timur tahun 2019 yang digelar di Komplek UPT Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan Kota Probolinggo, Minggu.

"Dengan penghargaan DIKPLHD tersebut artinya bahwa Kabupaten Lumajang memiliki potensi  masuk nominasi nasional," kata Bupati Lumajang yang akrab disapa Cak Thoriq.

Menurutnya Kabupaten Lumajang sudah sering meraih peringkat terbaik di Jawa Timur, sehingga masyarakat Lumajang harus mempertahankan penghargaan "Nirwasita Tantra" yang sudah diperoleh tahun lalu.

"Karena itu, saya berharap Dinas Lingkungan Hidup menyiapkan semua langkah-langkah agar dapat mempertahankan nominasi nasional tersebut," ucap politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu.

Pada kesempatan itu, Kabupaten Lumajang juga menerima penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Timur yang diraih oleh MTs Negeri 1 Lumajang, SMP Negeri 1 Tekung dan SMP Negeri 2 Sukodono.

Selain itu, desa di Lumajang juga mendapatkan penghargaan yakni penghargaan Desa Berseri Pratama yang diraih oleh Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono dan Desa Klakah, Kecamatan Klakah, sedangkan Desa Berseri Madya diraih oleh Kelurahan Jogoyudan, Kecamatan Lumajang.

Untuk penghargaan Kalpataru kategori perintis lingkungan diraih oleh Sucipto yang merupakan warga Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah juga menandatangani nota kesepahaman atau MoU tentang program adopsi Sungai Brantas dengan melibatkan 23 pimpinan perusahaan, kemudian berbagai bantuan diberikan secara simbolis kepada masyarakat pesisir yang diakhiri dengan pelepasan burung dan penanaman pohon mangrove di sekitar Pantai Mayangan tersebut.


Baca juga: Dua inovasi pelayanan publik Lumajang raih penghargaan dari PBB
Baca juga: Pemprov Jatim beri penghargaan juru pelihara cagar budaya 

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar