counter

Kemlu: tidak ada WNI jadi korban penembakan di California

Kemlu: tidak ada WNI jadi korban penembakan di California

Gambar yang diambil dari video di sosial media menampakkan pengunjung berlarian menyelamatkan diri dari penembak di Gilroy Garlic Festival, California, AS, Minggu (28/7/2019). Penembakan tersebut melukai sejumlah pengunjung. ANTARA FOTO/Courtesy of Twitter @wavyia/Social Media via REUTERS/foc.

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri RI menyatakan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam insiden penembakan di sebuah festival kuliner di utara California, Amerika Serikat, Minggu (28/7).

"Sejauh informasi awal yang kita terima tidak ada WNI yang menjadi korban," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara Kemlu Teuku Faizasyah melalui pesan singkat kepada Antara, Senin petang.

Penembakan yang terjadi di tengah Gilroy Garlic Festival tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia, termasuk tersangka pelaku penembakan.

Selain itu, dilaporkan sedikitnya 15 orang cedera, termasuk mereka yang terkena luka tembak.

"Sungguh menyedihkan dan mengecewakan bahwa dalam acara yang menampilkan hal-hal baik warga harus mengalami musibah seperti ini," kata Kepala Polisi Wilayah Gilroy Scott Smithee.

Pelaku bersenjata itu agaknya memotong pagar untuk menerobos masuk Gilroy Garlic Festival yang diselenggarakan setiap tahun.

Dia kemungkinan punya seorang rekan, Mithee menambahkan seperti dikutip dari Reuters.

Saat ini polisi masih menyelidiki kasus penembakan tersebut untuk menemukan kemungkinan keterlibatan tersangka kedua dan mengetahui motif pelaku.

Baca juga: Empat tewas dalam penembakan California termasuk tersangka penembak

Baca juga: Masjid di AS yang dibakar, sisakan grafiti penembakan Selandia Baru

Baca juga: Polisi California masih selidiki motif penembakan massal Thousands Oaks


 

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KBRI Riyadh temukan WNI yang hilang selama 31 tahun

Komentar