counter

TNI AU bangun jembatan gantung di pelosok Garut

TNI AU bangun jembatan gantung di pelosok Garut

Komandan Korpaskhas TNI AU Marsekal Muda Eris Widodo melewati jembatan gantung yang baru diresmikan di Desa Cibiuk Kaler, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, Rabu (31/07/2019). (Feri Purnama)

TNI AU memiliki program membangun seribu jembatan gantung di seluruh Indonesia sebagai program karya bakti prajurit TNI untuk masyarakat.
Garut (ANTARA) - TNI Angkatan Udara (AU) memberikan bantuan berupa bangunan jembatan gantung yang membentang melewati Sungai Cimanuk di pelosok daerah perbatasan Kecamatan Cibatu-Cibiuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk memudahkan akses aktivitas masyarakat sehari-hari.

"TNI akan membantu program pemerintah, salah satunya dengan membangunkan jembatan perintis di Garut," kata Komandan Korpaskhas TNI AU Marsekal Muda Eris Widodo usai peresmian jembatan gantung di Desa Cibiuk Kaler, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, Rabu (31/7).

Ia menuturkan, bantuan pembangunan jembatan gantung bagi masyarakat itu merupakan rangkaian acara bakti sosial dalam merayakan Hari Ulang Tahun ke-76 TNI AU.

Salah satu program bantuan untuk masyarakat itu, kata dia, yaitu membangun jembatan kerja sama dengan organisasi alam Vertical Rescue yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan berbagai aktivitas dengan aman dan nyaman.

"Jembatan ini dibangun bersama dengan Vertical Rescue Indonesia dibantu warga untuk menunjang aktivitas warga di dua kecamatan," katanya.

Baca juga: Lanud Supadio gelar bakti sosial kesehatan dalam rangka HUT TNI AU

Ia mengungkapkan, TNI AU memiliki program membangun seribu jembatan gantung di seluruh Indonesia sebagai program karya bakti prajurit TNI untuk masyarakat.

Menurut dia, jembatan merupakan fasilitas yang penting bagi masyarakat untuk menunjang kegiatan ekonomi, pendidikan maupun agama dan berbagai aktivitas lainnya.

"Jembatan ini untuk membantu masyarakat agar lebih mudah dalam melakukan kegiatan sehari-hari, untuk pekerjaan sosial, ekonomi maupun pendidikan bagi anak sekolahan," katanya.

Ia berharap, jembatan menghubungkan dua kecamatan itu dapat dijaga masyarakat dengan baik sehingga tidak mudah rusak sehingga dapat dimanfaatkan lebih lama.

"Saya harap jembatan ini dapat dirawat sebaik-baiknya untuk kepentingan bersama agar tahan lama," katanya.

Kepala Desa Cibiuk Kaler, Enggis Erawan yang hadir saat peresmian jembatan mengatakan, sebelumnya kondisi jembatan sepanjang 40 meter itu sudah rusak dan berbahaya bagi orang yang menggunakannya.

Ia menyampaikan terima kasih telah dibangunnya jembatan gantung oleh TNI AU sehingga masyarakat untuk melakukan aktivitas dari Kecamatan Cibiuk ke Cibatu maupun sebaliknya dapat melewati sungai dengan aman dan nyaman.

"Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat untuk berbagai kegiatan, dan bisa memangkas biaya ongkos kalau mau ke pasar," katanya.

Baca juga: KSAU: Hari Bhakti TNI AU jadi kompas moral bagi prajurit
Baca juga: KSAU minta prajurit bangun prestasi dan karakter kejuangan

Pewarta: Feri Purnama
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Water Salute & F-16 penghormatan TNI AU untuk Wapres JK

Komentar