PLN genjot pembangunan kelistrikan desa di Sulteng

PLN genjot pembangunan kelistrikan desa di Sulteng

Pekerja memasang jaringan di tiang listrik baru . ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/wsj.

Palu (ANTARA) - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) area Palu di Sulawesi Tengah terus menggenjot pembangunan listrik desa di daerah yang menjadi targetkan pada 2019 mencapai 99 persen itu.

Manager PLN Area Palu, Abbas Saleh kepada Antara di Palu, Kamis mengatakan hingga kini rasio elektrifikasi listrik desa di Provinsi Sulawesi Tengah sudah mencapai 91 persen dari hampir 2.000 desa yang ada di provinsi ini.

"Kami optimistis sebelum akhir Desember 2019 ini, rasio elektrifikasi bisa meningkat sesuai target yang telah ditetapkan," kata dia.

Abbas mengaku kendala utama dalam pembangunan listrik desa di Sulteng selain jaraknya berjauhan satu dengan lainnya, juga jaringan listrik harus melewati kebun masyarakat, hutan dan juga kawasan konservasi.

Menurut dia, jika harus melewati hutan lindung, maka sebelum pemasangan tiang maupun penarikan jaringan listrik terlebih dahulu mendapat izin dari kementerian terkait.

Seperti pembangunan listrik ke salah satu kecamatan di Kabupaten Sigi yakni Lindu, wilayahnya harus melewati kawasan hutan taman nasional Lore Lindu (TNLL) sehingga harus mendapatkan izin pinjam pakai lokasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"Karena belum mendapatkan izin pinjam/pakai, makanya pembangunan listrik ke wilayah tersebut masih terkendala sehingga PLN belum dapat menarik jaringannya," ujarnya.

Ia mengatakan sebagian tiang listrik, terutama dari Desa Puro'o sampai Desa Anca di Kecamatan Lindu sudah ditanam.

Sementara dari pintu masuk menuju Lindu yakni Desa Sadaunta sampai ke Desa Puro'o belum ditanam, sebab melewati kawasan hutan konservasi TNLL. "Kita tunggu dulu izin pinjam/pakai dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan keluar, baru pemancangan tiang dan penarikan jaringan dilakukan," kata Abbas.

Kecamatan Lindu merupakan salah satu dari beberapa wilayah di Kabupaten Sigi yang belum terjangkau penerangan listrik dari PLN.
Selama ini, masyarakat di wilayah itu hanya mengandalkan genset dan juga lentera untuk mengusir "kegelapan".

Padahal, di wilayah tersebut terdapat destinasi wisata yang menarik bagi para wisatawan mancanegara yakni Danau Lindu yang dikelilingi hutan lebat dan terdapat berbagai jenis satwa langka.
​​​​​​​
Meski belum terjangkau listrik PLN, namun wisatawan mancanegara yang berkunjung setiap tahunnya semakin meningkat."Kalau sudah ada listrik dan prasana jalan memadai,niscaya perekonomian masyarakat akan semakin meningkat dan wisatawan mancanegara akan berbondong-bondong lebih banyak lagi datang ke destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sigi itu," kata Camat Lindu, Karya.

Pewarta: Anas Masa
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Subsidi jadi strategi dorong penggunaan energi surya

Komentar