counter

Sepak Bola Dunia

Wasit perempuan pertama kalinya pimpin Piala Super Eropa

Wasit perempuan pertama kalinya pimpin Piala Super Eropa

Wasit asal Prancis Stephanie Frappart saat memimpin pertandingan final Piala Dunia Putri 2019 antara Amerika Serikat kontra Belanda di Stadion Groupama, Lyon, Prancis, Minggu (7/7/2019). (ANTARA/AFP/Christophe Simon)

Jakarta (ANTARA) - Badan sepak bola Eropa UEFA untuk pertama kalinya memutuskan menunjuk jajaran wasit perempuan untuk memimpin laga Piala Super Eropa 2019 antara juara Liga Champions Liverpool kontra jawara Liga Europa Chelsea di Besiktas Park, Istanbul, Turki, 14 Agustus nanti.

Wasit asal Prancis, Stephanie Frappart, bakal didampingi dua perempuan lainnya yang mengemban tugas sebagai hakim garis yakni Manuela Nicolosi (Prancis) dan Michelle O'Neal (Republik Irlandia), demikian lansiran laman resmi UEFA, Jumat.

Ketiganya terakhir kali bertugas bersamaan pada bulan lalu memimpin partai final Piala Dunia Putri 2019 antara Amerika Serikat kontra Belanda di Lyon, Prancis.

Baca juga: AS pertahankan gelar juara dunia usai tundukkan Belanda 2-0

Ketiga pengadil perempuan itu nantinya bakal didampingi Cuneyt Cakir, wasit asal Turki yang bakal bertugas sebagai ofisial pertandingan keempat.

"Saya sudah berkali-kali mengatakan potensi sepak bola putri tak ada batasnya dan turut berbahagia atas penunjukkan Frappart didampingi Nicolisi dan O'Nel memimpin jalannya pertandingan Piala Super Eropa," kata Presiden UEFA Aleksander Ceferin.

"Sebagai organisasi, kami memprioritaskan perkembangan keterlibatan perempuan dalam semua bidang sepak bola. Semoga kemampuan dan kesungguhan Stephanie yang ia perlihatkan sepanjang kariernya bisa menginspirasi perempuan di seluruh Eropa bahwa tak ada batasan bagi mereka mewujudkan mimpi," ujarnya menambahkan.

Frappart sebelumnya juga mencatatkan sejarah sebagai wasit perempuan pertama yang memimpin pertandingan Liga 1 Prancis antara Amiens kontra Strasbourg pada April 2019.

Ia kini menjadi bagian dari wasit reguler Liga Prancis untuk musim 2019/20.

"Stephanie membuktikan dalam banyak kesempatan bahwa ia salah satu wasit perempuan terbaik, bukan hanya di Eropa tapi di seluruh dunia," kata Kepala Perwasitan UEFA Roberto Rosetti.

"Ia punya kemampuan memimpin di partai terbesar dunia, sebagaimana ia lakukan dalam final Piala Dunia Putri lalu. Saya berharap pertandingan di Istanbul bakal memberikan pengalaman lebih baginya yang akan memasuki masa-masa puncak dalam karier perwasitan," ujarnya menambahkan.

Baca juga: Wilson-Pedro mempesona, Liverpool-Chelsea pun menang

Frappart bukan wasit perempuan pertama yang dipercaya memimpin pertandingan kompetisi antarklub Eropa, pendahulunya Nicole Petignat juga tercatat sudah tiga kali memimpin laga kualifikasi Piala UEFA (kini Liga Europa) antara 2004 hingga 2009.

Laga Piala Super Eropa antara Liverpool kontra Chelsea juga bakal dibantu teknologi VAR dengan Clement Turpin (Prancis) sebagai wasit VAR didampingi Francois Letexier (Prancis), Mark Borsch (Jerman) dan Massimiliano Irrati (Italia).

Baca juga: Red Star dan Copenhagen lolos, bertemu di putaran ketiga kualifikasi

Baca juga: Gantikan Milan, Torino melenggang mulus ke putaran ketiga

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar