counter

Guncangan gempa di Banten terasa di gedung KPK

Guncangan gempa di Banten terasa di gedung KPK

Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif (kiri) bersama pegawai KPK lainnya keluar dari gedung KPK saat terjadi gempa di Jakarta, Jumat (2/8/2019). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/pd.

Jakarta (ANTARA) - Guncangan gempa berkekuatan 7,4 skala Richter yang berpusat di 147 km barat daya Sumur, Banten, juga terasa di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat malam.

Berdasarkan pantauan Antara, para pegawai tampak berhamburan ke luar gedung KPK. Tampak Wakil Ketua KPK Laode M Syarif juga ikut keluar gedung pasca gempa tersebut.

"Di lantai 15, tiba-tiba ini kok kursinya goyang-goyang gitu," ucap Syarif.

Lebih lanjut, Syarif menyatakan saat gempa itu terjadi dirinya tidak panik dan turun melalui tangga darurat.

"Ya tidak panik tetapi saya berusaha mengajak staf supaya turun lewat tangga darurat," kata dia.

Ia juga meminta petugas di KPK untuk membunyikan alarm saat gempa itu terjadi.

"Ya sekali lagi saya minta petugas untuk bunyikan alarm. Alarm tadi dibunyikan," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang juga menceritakan hal yang sama. Saat gempa terjadi, ia langsung turun melalui tangga darurat.

"Lewat tangga tetapi benar sebelum plakat jatuh saya tidak percaya tetapi begitu jatuh baru sadar gempa," kata Saut.

Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PLN UID Banten kampanyekan penggunaan kompor listrik ke warga

Komentar