counter

Almarhum Mgr Saklil disemayamkan di Kapel Keuskupan Timika

Almarhum Mgr Saklil disemayamkan di Kapel Keuskupan Timika

Ribuan umat Katolik mengantar jenazah Mgr John Philip Saklil Pr, Uskup Keuskupan Timika dari RSMM menuju Kapel Keuskupan Kompleks Rumah Transit/Bobaigo Keuskupan Timika, Sabtu (4/8). (ANTARA News Papua/Evarianus Supar)

Timika (ANTARA) - Almarhum Mgr John Philip Saklil Pr, Uskup Keuskupan Timika yang meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika, Sabtu siang, disemayamkan di Kapel Keuskupan Timika Kompleks Rumah Transit Bobaigo, Jalan Cenderawasih SP2 Timika.

Ribuan umat Katolik Timika ikut mengiringi perarakan jenazah Mgr John Saklil dari RSMM menuju Kapel Keuskupan Timika, Sabtu petang, di bawah guyuran hujan gerimis yang mengguyur langit Kota Timika.

Umat Katolik larut dalam suasana duka, sebagian besar umat menangis, ada yang menari-nari sambil melambaikan dedaunan dan menyeru-nyerukan nama Mgr John Saklil.

Sebelum jenazah diberangkatkan menuju Kapel Keuskupan Timika, sempat terjadi perdebatan antarumat Katolik soal kemana almarhum Mgr John Saklil dibawa, apakah ke Kapel Keuskupan Timika atau ke Gereja Katedral Tiga Raja Timika untuk disemayamkan sebelum dikebumikan.

Sebagian umat menghendaki agar  almarhum Mgr John Saklil dibawa langsung ke Gereja Katedral Tiga Raja Timika agar umat bisa melayat dan memberikan penghormatan terakhir.

Wakil Bupati Mimika terpilih, Johannes Rettob meminta pengertian umat Katolik agar almarhum disemayamkan selama satu malam di Kapel Keuskupan Timika dan selanjutnya pada Minggu (4/8) siang dibawa menuju ke Gereja Katedral Tiga Raja Timika untuk disemayamkan selama beberapa hari.

Setelah almarhum Mgr John Saklil tiba di Kapel Keuskupan Timika, langsung digelar Misa Arwah dipimpin Pastor Amandus Rahadat Pr, Pastor Paroki Katedral Tiga Raja Timika bersama sejumlah pastor.

Ketua Unio Imam Projo Keuskupan Timika dan Papua, Pastor Domi Hodo Pr mengatakan dewan imam atau likuria Keuskupan Timika akan menggelar rapat pada Minggu (4/8) guna memutuskan rencana selanjutnya termasuk kapan jenazah Mgr John Saklil akan dikebumikan.

Saat ini para pastor, biarawan, biarawati dan umat Katolik Keuskupan Timika masih menunggu kedatangan Vikaris Jenderal Pastor Marthen Ekowaibi Kuayo Pr yang masih berada di Enarotali Paniai dan Sekretaris Jenderal Keuskupan Timika yang masih berada di Jakarta.

"Kami juga masih menunggu khabar dari Bapak Duta Besar Vatikan untuk Indonesia dan Ketua KWI Mgr Ignatius Suharyo (Uskup Agung Jakarta) untuk menentukan rencana-rencana selanjutnya," jelas Pastor Domi.

Kepada umat Katolik Keuskupan Timika, Pastor Domi mengajak untuk berdoa bersama mengantar almarhum Mgr John Saklil kehadirat Ilahi dengan menerima peristiwa kematian uskup sebagai kehendak Tuhan.

"Tuhan lebih mencintai Bapak Uskup, meskipun umat memang mencintai beliau. Uskup John itu tidak mau membuat umatnya susah, mungkin kematian beliau dengan cara mendadak seperti ini merupakan cara Tuhan memanggil beliau dari tengah-tengah umatnya," kata Pastor Domi.

Pastor Domi mengakui bahwa Mgr John Saklil baru dua hari tiba kembali dari Merauke setelah mengemban amanah dari Sri Paus Fransiskus menjadi Administrator Apostolik Keuskupan Agung Merauke.

Saat pulang dari Merauke, demikian Pastor Domi, kondisi Mgr John Saklil tampak sehat dan sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda sakit.

"Kemarin kami baru berbalas WA (WhatsApp) soal calon-calon imam, lalu saya bersama rombongan dari Italia menemui beliau. Beliau sehat seperti biasa, tidak ada sedikitpun tanda-tanda beliau sakit. Saya juga merasa tidak bisa menerima kenyataan saat ini Bapak Uskup John sudah pergi meninggalkan kita," kata Pastor Domi.

Mgr John Saklil lahir di Kokonao, Mimika Barat pada 20 Maret 1960, ayahnya seorang guru perintis di wilayah pesisir Mimika.

Mgr John Saklil menerima tahbisan sebagai uskup pertama Keuskupan Timika pada 18 April 2004.

Motto tahbisan Mgr John Saklil yaitu Parrate Viam Domini atau Siapkan Jalan Bagi Tuhan.

Ia ditahbiskan menjadi Imam Projo Keuskupan Jayapura pada 23 Oktober 1988 di Lembah Baliem atau Wamena, Jayawijaya.

Hingga akhir hayatnya, Mgr John Saklil masih menduduki jabatan sebagai Ketua Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi/PSE Konferensi Waligereja Indonesia/KWI dan Ketua Yayasan Association Mission Aviation (AMA) selaku maskapai penerbangan yang dikelola lembaga missionaris Katolik di Papua.

Baca juga: Uskup Saklil sempat jatuh sebelum dilarikan ke RSMM Timika

Baca juga: Uskup Timika John Saklil meninggal dunia

 

Pewarta: Evarianus Supar
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar