Bekraf nilai Malang berpotensi kembangan subsektor gim dan aplikasi

Bekraf nilai Malang berpotensi kembangan subsektor gim dan aplikasi

Deputi Infrastruktur Bekraf Hari Santosa Sungkari (Depan). (Dokumentasi Bekraf)

Malang adalah kota yang menghasilkan kreator-kreator muda yang potensial di sektor gim dan aplikasi
Jakarta (ANTARA) - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melirik potensi pengembangan subsektor gim dan aplikasi yang tumbuh subur di Malang, Jawa Timur, dengan menggelar Bekraf Developer Day (BDD).

Dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu, BDD yang dihadiri 1.000 peserta di Malang, Sabtu, kegiatan itu bertujuan untuk mewadahi potensi para generasi muda, khususnya Kota Malang sebagai upaya mendorong kontribusi industri kreatif digital.

BDD juga diadakan untuk menjembatani para pengembang dengan platform teknologi mutakhir untuk mengembangkan produk digital khususnya di bidang subsektor aplikasi dan gim.

“Malang adalah kota yang menghasilkan kreator-kreator muda yang potensial di sektor gim dan aplikasi, sudah saatnya cipta karya mereka bisa menjadi tuan rumah pasar di Indonesia bahkan dunia,” kata Deputi Infrastruktur Bekraf Hari Santosa Sungkari.

Kota Malang memiliki potensi besar dalam perkembangan subsektor aplikasi dan gim. Hal tersebut dibuktikan dengan tumbuh dan berkembangnya subsektor aplikasi dan gim sejak 2002, yang diawali dengan dibukanya jurusan yang berkaitan dengan Teknologi Informasi di beberapa perguruan tinggi di Kota Malang.

Hingga saat ini, terdapat lebih dari 4.800 lulusan sarjana dengan jurusan yang berkaitan dengan subsektor aplikasi dan gim. Terdapat 92 perusahaan studio/startup di Kota Malang yang dalam kurun dua tahun terakhir ini meningkat menjadi 151 perusahaan.

Pertumbuhan industri dalam subsektor gim dan aplikasi diklaim berdampak positif pada perekonomian masyarakat dan serapan tenaga kerja. Berdasarkan data Pemerintah Kota Malang, hingga saat ini, subsektor gim dan aplikasi mampu menyerap lebih dari 2.200 tenaga kerja, 624 personal linear dan aktif dalam bidang tersebut. Produk gim seperti panic, paw paw, kimo run, galactic rush serta startup media entertainment digital Kapanlagi Network juga lahir dan dibangun di Kota Malang.

Malang juga masuk dalam 10 besar program unggulan Bekraf Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) dengan sub sektor unggulan aplikasi dan pengembangan permainan (gim) dengan penyebutan ekosistem ekonomi kreatif terbaik untuk kota di Pulau Jawa dan terpilih pada posisi dua besar terbaik kota kreatif sehingga ditunjuk sebagai “role model” kota kreatif di Indonesia.

Bekraf Developer Day Malang dibagi menjadi empat sesi yang menarik dengan menghadirkan narasumber yang menginspirasi para pelaku startup, pengembang aplikasi dan game untuk memicu semangat kemandirian dan kewirausahaan.

Kegiatan tersebut diharapkan mampu menginspirasi para peserta dengan pengalaman para developeryang telah mencapai kesuksesan dan komitmen dari industri untuk memicu semangat kemandirian kewirausahaan developeratau pengembang piranti lunak.

Baca juga: Tingkatkan ekspor, Bekraf ikuti tiga pameran di Amerika Serikat
Baca juga: Bekraf boyong 10 Jenama (IP) karya anak bangsa ke Shanghai


 

 

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bekraf fokus pasarkan produk kreatif di destinasi super prioritas

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar