counter

Sultan Halal Festival Sulsel target wisman Malaysia-Singapura

Sultan Halal Festival Sulsel target wisman Malaysia-Singapura

Rapat koordinasi dan temu wartawan yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel terkait penyelenggaraan Sultan Halal Fest di Gedung Mulo Makassar Sulsel, Senin (5/08/2019). ANTARA Foto/Nur Suhra Wardyah

Makanya kami ingin menangkap peluang itu dengan menggelar SHF untuk pertama kalinya. Negara kita yang mayoritas muslim ini jangan hanya jadi konsumen saja, tetapi juga harus menjadi penyelenggara,
Makassar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel akan menggelar Sultan Halal Fest (SHF) pada 6 hingga 8 September 2019 dengan target kunjungan 2.500 orang termasuk wisatawan mancanegara (wisman) Malaysia dan Singapura.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, Denny Irawan di Makassar, Senin, menyampaikan Sulsel merupakan salah satu dari 10 provinsi tujuan wisata halal di Indonesia.

"Makanya kami ingin menangkap peluang itu dengan menggelar SHF untuk pertama kalinya. Negara kita yang mayoritas muslim ini jangan hanya jadi konsumen saja, tetapi juga harus menjadi penyelenggara," ungkapnya.

Ia optimis, kegiatan ini mampu menarik perhatian para wisman maupun domestik untuk lebih mengenal Makassar dan Sulsel sebagai saksi peradaban Islam di Indonesia. Apalagi, Sulsel menjadi salah satu daerah yang masuk kategori tujuan utama destinasi Moslem Friendly.

Merujuk pada data global Muslim Traveler, wisatawan muslim Indonesia masuk 10 besar negara yang paling banyak berwisata. Hanya saja, Indonesia tidak termasuk dalam 10 tempat sebagai destinasi kuniungan wisata Muslim.

Baca juga: Kawasan pegunungan kapur Rammang-Rammang ramai pengunjung

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel akan berkontribusi menyosialisasikan program destinasi halal, utamanya ke seluruh kabupaten/kota di Sulsel.

Karena itu, kegiatan ini juga merupakan upaya pemerintah mengajak masyarakat lebih paham mengenai wisata halal dengan berbagai potensi yang mendukung pertumbuhan wisata pada segmen tersebut.

Memberikan kesadaran tentang produk halal kepada pelaku industri pariwisata di Sulsel sekaligus mengedukasi dan mengajak masyarakat mengaplikasikan halal lifestyle.

Baca juga: Tingkatkan kunjungan wisata, Asita-REI Sulsel berkolaborasi

"Festival ini merupakan salah satu upaya mendorong perkembangan wisata halal di Sulsel yang melibatkan berbagai stakeholder industri pariwisata," katanya.

Beragam item kegiatan yang akan mengisi SHF yakni festival kuliner halal dari pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Sulsel, talkshow halal lifestyle, dan sosialisasi sertifikasi halal serta gerakan sadar halal.

Kegiatan yang rencananya akan dipusatkan di area monumen Mandala itu juga melibatkan berbagai stakeholder seperti Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sulsel dan Dewan Masjid Indonesia (DMI).

Baca juga: Sulsel giatkan wisata halal

Pewarta: Nur Suhra Wardyah
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Titik nol sulawesi, destinasi wisata baru di Sulsel

Komentar