counter

Basarnas evakuasi kapal tenggelam di perairan Malut

Basarnas evakuasi kapal tenggelam di perairan Malut

Tim gabungan Basarnas Ternate, Selasa (6/8) dini hari, mengevakuasi 9 orang ABK KM Mater Mery 01 dari MV Cape Odyssey yang tenggelam di sekitar perairan Malut (ANTARA/Abdul Fatah)

Ternate (ANTARA) - Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut), berhasil mengevakuasi 9 orang ABK KM Mater Mery 01 dari MV Cape Odyssey yang tenggelam di sekitar perairan Malut pada, Senin (5/8).

"Tim Basarnas Ternate menerima Info dari BCC Basarnas kalau sekitar pukul 13.45 WIT terjadi kecelakaan kapal KM Mater Mary 01 tenggelam di perairan Malut dan seluruh ABK ditemukan oleh kapal asing MV Cape O
Sembilan orang ABK KM Mater Mery 01 dari MV Cape Odyssey yang selamat berhasil di bawa ke Pelabuhan Ahmad Yani Ternate pada Selasa (6/8) (Abdul Fatah)
dyssey yang berbendera Panama," kata Kepala Basarnas Ternate, Muhammad Arafah di Ternate, Selasa.

Baca juga: Basarnas evakuasi tiga korban longboat hanyut di Tikep

Basarnas Ternate kemudian berhasil berkomunikasi dengan Kapal MV Cape Odyssey dan Capten Kapan melaporkan posisi MV Cape Odyssey dan selanjutnya melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan proses Intercept para ABK KM Mater Mery 01.

Menurut dia, pada Selasa (6/8) pagi, KN SAR Pandudewanata berhasil mengintercept MV. Cape Odyssey Pada Koordinat yang telah ditentukan.

Menurut Muhammad Arafah, tim gabungan berhasil mengevakuasi 9 orang korban dan selanjutnya bergerak menuju ke Pelabuhan Ahmad Yani Ternate dan pada Pukul 02.30 WIT KN SAR Pandudewanata tiba dan di pelabuhan dengan membawa korban.

Baca juga: Nelayan hilang di perairan Halmahera Utara masih dicari Basarnas

Selanjutnya di bawa ke Kantor Basarnas Ternate untuk istirahat dan direncanakan akan di pulangkan menuju Bitung, Sulawesi Utara Pada 6 Agustus 2019 hari ini dengan menggunakan kapal penumpang.

Ke-9 penumpang itu ada tujuh diantaranya WNI dan dua korban merupakan WNA masing-masing, Nikodemus Padoma (29 tahun), Gustin Diawang (48 tahun) warga Sangihe, Yule Manangkoda (45 tahun), Irfan Manangkoda (28 tahun), Stefanus Nabi (20 tahun), Nifron Dolongseda (31 tahun), Refli Parasi (24 tahun) warga Batulubang Sulut, sedangkan dua Warga Negara Asing yakni Yesaya Tondonaung (40 tahun) asal Filipina dan Ronald Opiedad (2 tahun) asal Marore.

Baca juga: Kapal bermuatan BBM hilang kontak di perairan Maluku

Muhammad menambahkan, dengan telah dievakuasinya ke sembilan korban KM. Mater Mery 01 dalam keadaan selamat maka Operasi SAR ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing.

 

Pewarta: Abdul Fatah
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Basarnas cari 9 penumpang KLM Garuda Jaya

Komentar