counter

XL Axiata perluas jaringan 4G LTE di Sulawesi

XL Axiata perluas jaringan 4G LTE di Sulawesi

Teknisi XL Axiata meninjau lokasi tower BTS di Sorowako, Luwu Timur, Sulsel (4/8/2019). PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus meningkatkan kualitas layanan data di seluruh wilayah layanannya, termasuk Sulawesi. (Dokumentasi XL Axiata)

Pembangunan infrastruktur data ini juga merupakan bagian dari dukungan XL Axiata pada percepatan pembangunan di Kawasan Timur Indonesia
Jakarta (ANTARA) - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) meningkatkan kualitas layanan data di Sulawesi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan perorangan dan industri yang terus tumbuh.

Di Sulawesi Selatan, XL Axiata memperluas jaringan 4G LTE di Kabupaten Luwu Timur, yang terdapat beberapa industri pertambangan besar.

"Perluasan jaringan 4G di Sulawesi Selatan ini searah dengan kebijakan perusahaan di mana kami memang berfokus untuk melalukan perluasan jaringan data berkualitas di luar Jawa," kata Head Of Sales XL Axiata Area Sulawesi Selatan Mozes Haryanto Baottong dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa.

Dikatakannya, perluasan ke Luwu Timur ini memiliki nilai strategis yang tinggi mengingat daerah ini memiliki potensi ekonomi yang besar yang akan sangat membutuhkan dukungan fasilitas layanan data berkualitas untuk pengembangannya.

Apalagi saat ini juga sudah ada industri pertambangan berskala besar yang beroperasi di Luwu Timur.

Mozes menambahkan, layanan 4G LTE XL Axiata di Luwu Timur ditopang oleh sekitar 60 BTS 4G, yang paling baru adalah di Desa Sorowako, Kecamatan Nuha.

Pada akhir pekan lalu, XL Axiata meresmikan beroperasinya layanan data 4G di Sorowako yang selain bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat, juga oleh pelaku industri daerah tersebut, termasuk PT Vale Indonesia, salah satu perusahaan pertambangan nikel terbesar di dunia.

Ditambahkannya, Sulawesi Selatan menjadi salah satu wilayah yang menjadi fokus XL Axiata untuk perluasan dan peningkatan kualitas layanan data.

Hasilnya, hingga Juli 2019, telah semua kota/kabupaten atau 24 kota/kabupaten di provinsi tersebut sudah terlayani oleh jaringan data XL Axiata, baik 3G maupun 4G, salah satunya Kabupaten Luwu Timur.

Sekitar 3.000 BTS menopang layanan data di seluruh Sulawesi Selatan, termasuk di antaranya lebih dari 1.100 BTS 4G.

Hingga akhir Juni 2019, tercatat sekitar 930 ribu pelanggan di seluruh Sulawesi Selatan, dengan sekitar 910 ribu pelanggan di antaranya merupakan pelanggan data aktif.

Mozes optimis jumlah pelanggan data akan terus meningkat seiring dengan terus meningkat dan meluasnya jaringan 4G.

Satu hal positif yang terlihat dari keberadaan jaringan data XL Axiata di wilayah ini adalah terjadinya kenaikan trafik data yang tidak hanya di area wisata, namun juga di area perkotaan dan pedesaan.

Hal ini menunjukkan terus bertambahnya masyarakat setempat untuk memanfaatkan layanan data guna mendukung aktivitas kesehariannya.

Sesuai dengan visi pemerintah Republik Indonesia, pembangunan infrastruktur data ini juga merupakan bagian dari dukungan XL Axiata pada percepatan pembangunan di Kawasan Timur Indonesia.

Untuk seluruh Sulawesi, saat ini jaringan data XL Axiata telah tersedia di 63 kota/kabupaten, dengan dukungan total sekitar 5.000 BTS. Khusus jaringan 4G, sudah masuk ke 52 kota/kabupaten, dengan sekitar 1.800 BTS.

Selain berupaya menghadirkan jaringan data berkualitas, XL Axiata juga menyediakan beragam program dan produk untuk mengakomodasi kebutuhan layanan data masyarakat di Sulawesi. Beberapa layanan yang dihadirkan berupa kartu perdana dan voucher kuota paket Xtra Combo Lite.

Kedua jenis produk tersebut merupakan produk unggulan dari XL yang memberikan benefit internet mulai dari 4.5GB hingga 37GB, yang mana seluruh pelanggan di wilayah Sulawesi akan mendapatkan benefit tambahan kuota berupa “Double Lokal Kuota“ mulai dari 1,5GB hingga 18GB yang dapat digunakan di semua jaringan.

Baca juga: Layanan XL terganggu akibat pemadaman listrik serentak di Jawa
Baca juga: XL Axiata catat kenaikan pendapatan 11 persen semester I-2019
Baca juga: XL Axiata perluas jaringan data di Kalimantan

Pewarta: Ahmad Wijaya
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar