9 barang di rumah yang mungkin kurang sering dibersihkan

9 barang di rumah yang mungkin kurang sering dibersihkan

Perajin memproduksi bantal berbahan kapuk di sentra perajin kapuk, Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (3/1/2019). Berdasarkan data Komite Kebijakan Pembiayaan Bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada 2019 sebesar Rp140 triliun, naik dari plafon tahun 2018 sebesar Rp123,8 triliun dengan suku bunga KUR sebesar 7 persen per tahun. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/tom.

Jakarta (ANTARA) - Bakteri hingga serangga bisa muncul di tempat-tempat mengejutkan, apalagi jika Anda tidak membersihkan tempat mereka bersembunyi secara rutin atau menyeluruh.

Berikut ini adalah panduan seberapa sering Anda harus membersihkan barang di rumah dan cara membersihkan yang efektif, seperti dikutip dari CNA.

1. Penanak nasi: setiap memakainya
Pastikan Anda mencuci semua komponen dari tempat beras. Cuci bersih tempat berasnya setiap kali memasak nasi.

2. Talenan: setiap memakainya
Bersihkan talenan dari plastik untuk menghilangkan bakteri, gosok dengan sabun di bawah air mengalir. Jika talenan terbuat dari kayu, semprotkan cairan berisi campuran 25 persen cuka dan 75 persen air. Anda juga bisa membuat pasta kental dari air dan garam, gosok ke talenan, diamkan semalaman lalu bersihkan pada pagi hari.

3. Microwave: sepekan sekali
Partikel-partikel makanan bisa membuat mesin terlalu panas dan berujung pada kerusakan. Panaskan semangkuk air selama lima menit dalam panas tinggi, uapnya akan membuat sisa makanan yang menempel jadi mudah dibersihkan dengan tisu dapur kering.


4. Sofa: setiap dua pekan
Sedot debu di sofa setiap dua pekan dan balik juga alas duduknya pada saat yang sama. Bersihkan kotoran yang terlihat. Panggil jasa pembersih sofa untuk pembersihan secara menyeluruh setiap setahun sekali.

5. Sikat WC: setiap beberapa kali membersihkan
Jika memungkinkan, semprot dengan cairan disinfektan, lalu diamkan selama lima menit dan bersihkan dengan air panas, lalu keringkan.

6. Mesin pembuat kopi: sebulan sekali
Jika tidak dibersihkan rutin, mungkin Anda selama ini meminum kopi dengan bonus banyak bakteri. Bersihkan tadah dan tempat filter kopi atau tempat kapsul kopi dengan campuran cuka-air 1:1 demi mencegah pertumbuhan bakteri.

7. Penyedot debu: setiap bulan
Jika penyedot debu Anda punya filter yang bisa dicuci, cuci dengan air hangat dan keringkat setidaknya 24 jam sebelum memasukkannya lagi ke dalam penyedot debu.

8. Pendingin udara: setiap bulan
Copot filter dari bagian depan dan bersihkan dengan air sabun, gosok pelan-pelan, agar udara bisa mengalir lancar.

9. Bantal: setahun sekali
Cuci bantal dengan mesin dan keringkan sebelum memakainya lagi. Pakai sarung bantal untuk melindunginya dari tungau debu dan air liur.


 

Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Letusan Tangkuban Parahu turun, puncak kawah penuh debu

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar