Pemerintah RI diminta perlihatkan kepemimpinan iklim pada Second NDC
- 19 Juni 2025
Utusan Khusus Presiden pada Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-29 (COP29 UNFCCC) Hashim Djojohadikusumo menyampaikan paparan saat pembukaan Paviliun Indonesia di Konferensi Perubahan Iklim (COP29 UNFCCC) Baku, Azerbaijan, Senin (11/11/2024). Paviliun Indonesia penting untuk menyoroti peran negara dalam mengatasi perubahan iklim global, juga berfokus kepada implementasi solusi iklim yang adil dan ambisius melalui kerja sama global pada COP29 yang berlangsung 11-22 November 2024. ANTARA FOTO/Andika Wahyu/YU
Utusan Khusus Presiden pada Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-29 (COP29 UNFCCC) Hashim Djojohadikusumo (kedua kiri) didampingi Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq (kedua kanan), Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (kiri) dan Penanggung Jawab Paviliun Indonesia Agus Justianto (kanan) menghadiri pembukaan Paviliun Indonesia di Konferensi Perubahan Iklim (COP29 UNFCCC) Baku, Azerbaijan, Senin (11/11/2024). Paviliun Indonesia penting untuk menyoroti peran negara dalam mengatasi perubahan iklim global, juga berfokus kepada implementasi solusi iklim yang adil dan ambisius melalui kerja sama global pada COP29 yang berlangsung 11-22 November 2024. ANTARA FOTO/Andika Wahyu/YU
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.