FPTI tahan diri bidding tuan rumah World Climbing Series 2026
- 14 Januari 2026
Atlet panjat tebing putra Amerika Serikat Samuel Watson (kanan) beradu kecepatan dengan atlet panjat tebing putra Jepang Ryo Omasa (kiri) pada final kategori speed putra seri ketiga IFSC Climbing World Cup 2025 di Pulau Peninsula, Nusa Dua, Bali, Sabtu (3/5/2025). Samuel Watson meraih medali emas kategori speed putra IFSC Climbing World Cup 2025 dengan catatan waktu 4,64 detik, sementara atlet Jepang Ryo Omasa meraih medali perak dan atlet Indonesia Kiromal Katibin meraih medali perunggu. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/rwa.
Atlet panjat tebing putra Amerika Serikat Samuel Watson melakukan selebrasi usai mengalahkan atlet panjat tebing putra Jepang Ryo Omasa pada final speed putra seri ketiga IFSC Climbing World Cup 2025 di Pulau Peninsula, Nusa Dua, Bali, Sabtu (3/5/2025). Samuel Watson meraih medali emas kategori speed putra IFSC Climbing World Cup 2025 dengan catatan waktu 4,64 detik, sementara atlet Jepang Ryo Omasa meraih medali perak dan atlet Indonesia Kiromal Katibin meraih medali perunggu. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/rwa.
Atlet panjat tebing putra Amerika Serikat Samuel Watson (tengah), atlet panjat tebing putra Jepang Ryo Omasa (kiri) dan atlet panjat tebing putra Indonesia Kiromal Katibin (kanan) menerima medali kategori speed putra dalam seri ketiga IFSC Climbing World Cup 2025 di Pulau Peninsula, Nusa Dua, Bali, Sabtu (3/5/2025). Samuel Watson meraih medali emas kategori speed putra IFSC Climbing World Cup 2025 dengan catatan waktu 4,64 detik, sementara atlet Jepang Ryo Omasa meraih medali perak dan atlet Indonesia Kiromal Katibin meraih medali perunggu. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/rwa.
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.