Pemprov DKI lakukan evaluasi gerakan pilah sampah setiap dua minggu
- 31 menit lalu
Buruh angkut berjalan di dekat tumpukan sampah yang meluber di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Kamis (2/4/2026). Penumpukan disebabkan karena pembatasan kuota pengiriman sampah ke TPST Bantar Gebang pascainsiden longsor di lokasi tersebut pada 8 Maret 2026 lalu. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nym.
Pedagang memilah jagung dengan latar belakang sampah yang menumpuk di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Kamis (2/4/2026). Penumpukan disebabkan karena pembatasan kuota pengiriman sampah ke TPST Bantar Gebang pascainsiden longsor di lokasi tersebut pada 8 Maret 2026 lalu. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nym.
Pengendara motor melintas di dekat tumpukan sampah yang meluber di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Kamis (2/4/2026). Penumpukan disebabkan karena pembatasan kuota pengiriman sampah ke TPST Bantar Gebang pascainsiden longsor di lokasi tersebut pada 8 Maret 2026 lalu. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nym.
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.