Kapuas masuk daerah risiko tinggi rawan kebakaran hutan dan lahan
- 13 Mei 2026
Sejumlah relawan menyiapkan peralatan untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan saat Apel Gelar Pasukan dan Sarana Prasarana Kebakaran Hutan dan Lahan di Polda Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (17/4/2026). Apel gelar pasukan yang diikuti anggota Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, relawan, dan instansi terkait tersebut untuk meningkatkan kesiapan petugas dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah. ANTARA FOTO/Auliya Rahman/wsj.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran (kiri) didampingi Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan (kedua kiri) meninjau peralatan untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan saat Apel Gelar Pasukan dan Sarana Prasarana Kebakaran Hutan dan Lahan di Polda Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (17/4/2026). Apel gelar pasukan yang diikuti anggota Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, relawan, dan instansi terkait tersebut untuk meningkatkan kesiapan petugas dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah. ANTARA FOTO/Auliya Rahman/wsj.
Anggota Polri menyiapkan peralatan untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan saat Apel Gelar Pasukan dan Sarana Prasarana Kebakaran Hutan dan Lahan di Polda Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (17/4/2026). Apel gelar pasukan yang diikuti anggota Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, relawan, dan instansi terkait tersebut untuk meningkatkan kesiapan petugas dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah. ANTARA FOTO/Auliya Rahman/wsj.
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.