Penelitian ungkap jutaan spesies serangga masih belum teridentifikasi
- 30 Juni 2026
Pengunjung menunjukkan kupu-kupu jeruk (Papilio demoleus) saat pameran House of Bugs di Mal Ciputra, Jakarta, Sabtu (20/6/2026). Pameran yang berlangsung hingga 12 Juli 2026 dengan menampilkan puluhan jenis spesies serangga hidup tersebut sebagai wahana edukasi interaktif untuk mengenalkan keanekaragaman hayati dan peran ekologis serangga kepada masyarakat. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/sgd
Pengunjung menunjukkan kalajengking kaisar (Pandinus imperator) saat pameran House of Bugs di Mal Ciputra, Jakarta, Sabtu (20/6/2026). Pameran yang berlangsung hingga 12 Juli 2026 dengan menampilkan puluhan jenis spesies serangga hidup tersebut sebagai wahana edukasi interaktif untuk mengenalkan keanekaragaman hayati dan peran ekologis serangga kepada masyarakat. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/sgd
Pameran House of Bugs di Jakarta. Pengunjung melihat kumbang tanduk tiga (Chalcosoma chiron) saat pameran House of Bugs di Mal Ciputra, Jakarta, Sabtu (20/6/2026). Pameran yang berlangsung hingga 12 Juli 2026 dengan menampilkan puluhan jenis spesies serangga hidup tersebut sebagai wahana edukasi interaktif untuk mengenalkan keanekaragaman hayati dan peran ekologis serangga kepada masyarakat. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/sgd
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.